Pembaruan Google Maps Bantu Atasi Pandemi

Indah Mutia Ayudita . November 17, 2020

Foto: Google

Memperkenalkan kelas premium teknologi.id untuk kalian yang ingin belajar UI UX DESIGNER, PRODUCT RESEARCH, ESPORT BUSINESS CLASS, DIGITAL MARKETING, dan SALES & MARKETING PROFESSIONAL bersama mentor-mentor berpengalaman dengan materi yang berkualitas serta up to date sesuai yang kalian butuhkan. Segera daftarkan dirimu untuk mendapatkan harga terbaik, jangan sampai ketinggalan!

teknologiid events

Teknologi.id - Google mengumumkan beberapa perbaikan untuk aplikasinya, Google Maps yang disebut akan sangat bermanfaat untuk menekan penyebaran Covid-19.

Beberapa pembaruannya adalah hadirnya fitur pemesanan makanan takeout, informasi kepadatan transportasi umum yang di-update secara nyata.

Mode mengemudi (Driving) juga mendapat fitur baru seperti kontrol suara untuk memutar media dan menerima panggilan telepon ketika membuka Maps tanpa menutup aplikasi Maps.

Baca juga: Zoom Perketat Keamanan, Selamat Tinggal 'Zoombombers'

Foto: Google

Google juga menambahkan overlay Covid-19 di aplikasi Google Maps, termasuk detail jumlah kasus yang terdeteksi di suatu area, serta menautkan informasi mengenai Covid-19 yang disediakan oleh pemerintah setempat. Google menyebutkan fitur ini bisa membantu penggunanya untuk menemukan informasi mengenai aturan dan regulasi lokal ketika sedang bepergian.

Foto: Google

Google juga memberikan informasi mengenai seberapa ramai transportasi umum. Informasi ini di-update secara nyata dengan umpan balik dari pengguna Google Maps lain, sehingga bisa membantu pengguna untuk menghindari rute kereta atau bus jika dirasa sudah terlalu banyak penumpang di dalamnya.

Baca juga: Vanish Mode Instagram Bisa Hilangkan DM Setelah Dibaca

Foto: Google

Google mengatakan fitur-fitur tersebut akan diluncurkan di Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Australia, Brasil, dan India.

Google telah menambahkan hampir 250 fitur baru ke aplikasi Maps sejak dimulainya pandemi, dengan banyak fitur dirancang untuk membantu penggunanya menjaga jarak, termasuk peringatan tentang aturan penggunaan masker di transportasi umum, serta peringatan untuk menelepon dokter jika pengguna merasa terkena gejala Covid-19.

(im)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler