
Foto: wabetainfo
Teknologi.id – Bagi jutaan pekerja kantoran, mahasiswa, dan pengguna laptop di seluruh Indonesia, tanggal ini mungkin akan dikenang sebagai hari kemerdekaan digital. Mengapa? Karena hambatan terbesar dalam menggunakan WhatsApp di komputer akhirnya runtuh.
Selama bertahun-tahun, kita terjebak dalam dilema klasik: Ingin menelepon lewat WhatsApp di laptop agar bisa sambil mengetik, tapi malas (atau tidak bisa) menginstal aplikasi WhatsApp Desktop yang berat. Akibatnya, kita harus bolak-balik mengangkat ponsel saat ada panggilan masuk, memutus fokus kerja, dan merusak alur produktivitas.
Namun, setelah satu dekade menunggu, WhatsApp Web kini resmi menghadirkan fitur Voice Call dan Video Call. Pengguna kini bisa melakukan panggilan langsung melalui peramban Chrome, Edge, maupun Firefox.
Tak perlu instalasi, tak perlu setup rumit. Cukup buka tab, dan Anda siap terhubung.
Mengapa Ini Adalah "Game Changer"?
Mungkin terdengar sepele, "Ah, cuma fitur telepon." Tapi bagi ekosistem kerja hybrid di tahun 2026, ini adalah perubahan fundamental. Berikut adalah alasan mengapa pembaruan ini sangat krusial:
1. Penyelamat Laptop "Kentang" dan Memori Penuh Aplikasi WhatsApp Desktop (versi .exe atau .dmg) dikenal memakan sumber daya RAM dan penyimpanan yang lumayan besar. Bagi pengguna laptop dengan spesifikasi terbatas atau memori yang sudah sesak dengan file pekerjaan, menginstal aplikasi tambahan adalah beban. Dengan pembaruan ini, fungsi telepon berjalan ringan di dalam browser. Teknologi WebRTC (Web Real-Time Communication) yang digunakan memastikan panggilan tetap jernih tanpa membebani kinerja laptop Anda secara keseluruhan.
2. Solusi untuk Komputer Kantor yang Terkunci Banyak karyawan bekerja menggunakan laptop inventaris kantor yang dikunci oleh tim IT (Admin Restrictions). Mereka tidak diizinkan menginstal aplikasi apapun, termasuk WhatsApp Desktop. Dulu, mereka terpaksa menggunakan HP untuk menelepon klien. Kini, dengan fitur telepon di WhatsApp Web, mereka bisa melakukan panggilan profesional langsung dari browser tanpa melanggar aturan IT perusahaan.
3. Multitasking yang Sebenarnya Bayangkan skenario ini: Anda sedang rapat video dengan klien, dan Anda perlu mengirimkan dokumen atau memeriksa data di layar yang sama. Dengan integrasi ini, jendela video call WhatsApp Web dapat diatur menjadi floating window (jendela mengambang) yang tidak tertutup saat Anda berpindah tab. Anda bisa menatap lawan bicara sambil tetap produktif mengerjakan hal lain.
Baca juga: Notifikasi WhatsApp Baru Muncul Saat Dibuka? Ini 5 Cara Praktis Mengatasinya!
Fitur Lengkap: Bukan Sekadar Telepon Biasa
Foto:wabetainfo
Berdasarkan ulasan mendalam Kompas Tekno, fitur yang dibawa ke versi Web ini tidaklah "setengah matang". WhatsApp tampaknya benar-benar memindahkan pengalaman aplikasi native ke dalam browser.
Dukungan Group Call: Tidak hanya one-on-one, Anda kini bisa memulai atau bergabung dalam panggilan grup langsung dari web. Ini menjadi alternatif ringan bagi Zoom atau Google Meet untuk koordinasi tim cepat.
Layar Lebar & Responsif: Tampilan antarmuka panggilan video disesuaikan dengan layar lanskap monitor komputer. Anda bisa melihat grid wajah peserta rapat dengan lebih jelas dibandingkan di layar HP yang sempit.
Pilihan Input Audio/Video: Pengguna dapat dengan mudah memilih perangkat mana yang ingin digunakan. Mau pakai mikrofon laptop bawaan atau headset bluetooth mahal Anda? Pilihannya ada di menu pengaturan panggilan dengan satu kali klik.
Keamanan Tetap Nomor Satu
Satu pertanyaan besar yang sering muncul: "Apakah aman menelepon lewat browser?" Laporan tersebut menegaskan bahwa WhatsApp tetap menerapkan standar keamanan tertinggi mereka. Semua panggilan suara dan video yang dilakukan melalui WhatsApp Web tetap dilindungi oleh End-to-End Encryption (E2EE). Artinya, percakapan Anda tetap privat. Baik WhatsApp, penyedia layanan internet, maupun pemilik browser (seperti Google atau Microsoft) tidak bisa mengintip atau mendengar isi percakapan Anda. Kunci enkripsi tersimpan aman di perangkat Anda, bukan di server.
Panduan Singkat: Cara Menggunakan Fitur Baru Ini
Bagi Anda yang ingin segera mencobanya, berikut adalah langkah-langkah mudah yang disarankan:
Update Browser: Pastikan Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Microsoft Edge Anda sudah di versi terbaru untuk mendukung protokol komunikasi terbaru.
Buka WhatsApp Web: Masuk ke laman
web.whatsapp.comdan login menggunakan QR Code seperti biasa.Cari Ikon Telepon: Buka salah satu ruang obrolan (chat). Perhatikan pojok kanan atas layar. Kini, ikon Gagang Telepon (Voice Call) dan Kamera (Video Call) yang dulu hilang, sudah muncul di sana.
Berikan Izin Akses: Saat pertama kali Anda menekan tombol telepon, browser akan memunculkan pop-up meminta izin. Klik "Allow" atau "Izinkan" untuk akses Mikrofon dan Kamera.
Selesai! Anda siap menelepon.
Baca juga: Cara Buka WhatsApp Web di HP, Solusi Pakai 2 Akun Tanpa Ponsel Kedua
Evolusi yang Sempurna
Di tahun 2026, batas antara perangkat seluler dan komputer semakin kabur. Langkah WhatsApp untuk menghadirkan fitur panggilan penuh di versi Web adalah bukti adaptasi mereka terhadap kebutuhan pengguna yang semakin dinamis.
Kita tidak lagi terpaku pada satu perangkat. Kita ingin fleksibilitas: mulai obrolan di HP saat di kereta, lanjutkan mengetik di laptop saat sampai kantor, dan angkat telepon langsung dari browser tanpa jeda.
Fitur ini bukan sekadar tambahan tombol; ini adalah penghapusan hambatan terakhir bagi pengguna setia WhatsApp Web. Jadi, jika besok ada panggilan masuk saat Anda sedang sibuk mengetik di laptop, simpan tenaga Anda. Tak perlu lagi merogoh saku untuk mencari HP; cukup klik "Terima" di layar monitor, dan lanjutkan pekerjaan Anda.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(WN/ZA)

Tinggalkan Komentar