Mengenal Skimming, Modus Kejahatan yang Bisa Kuras Uang Nasabah

Fabian Pratama Kusumah . March 28, 2022

Foto: Perbanas

Teknologi.id – Seorang nasabah Bank Central Asia (BCA) Hebbie Agus Kurnia membuat thread di Twitter tentang pembobolan yang dialaminya.

Hal itu membuat uang Rp135 juta di tabungan miliknya menjadi raib. Status yang dibuat Hebbie viral lantaran ia menjadi korban kejahatan yang diduga skimming.

Padahal, menurut keterangannya, kartu ATM masih ia simpan. Hebbie mengaku, berdomisili di Kota Bandung, Jawa Barat.

Namun, berdasarkan keterangan customer service (CS) BCA yang dikontaknya, dijelaskan jika penarikan ATM dilakukan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Dan gue sesalkan banget! Emosi! @goodlifebca kalian lewat CS, di depan kasih tahu ke saya sama istri kalau kalian 'hanya sebagai investigator, uang tidak janji kembali'. Hey, wth! Ga make sense!," ujar Hebbie.

Pengertian Skimming

Foto: OJK

Skimming sendiri diartikan sebagai kejahatan penggandaan kartu ATM. Meski teknologi perbankan semakin canggih dan berlapis, namun nasabah masih menjadi korban skimming.

Uang di rekening bank mereka tiba-tiba berkurang bahkan raib.  Hal ini pun yang diduga dialami oleh Hebbie.

Dilansir dari Kumparan, pihak BCA menjelaskan, skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal.

Strip magnetik ini merupakan tempat tersimpannya informasi mengenai kartu tersebut.

Baca juga: Ini‌ ‌Bahaya‌ ‌Nonton‌ ‌Film‌ ‌dari‌ ‌Situs‌ ‌Ilegal‌ ‌

Dilansir dari CNN Indonesia, pengamat keamanan siber, Alfons Tanujaya mengungkap kejadian skimming ATM bisa bersumber dari dalam dan luar.

Dari dalam artinya ada kebocoran database perbankan dan terjadi masif. Sementara dari luar artinya bisa terjadi skimming di mesin ATM atau skimming mesin EDC disertai kamera pengintip pin. Skimming ATM dilakukan dengan mengkloning kartu.

"Alat pencuri PIN pun sudah canggih. Kalau kamera kecil kan terlihat. Ini bentuknya seperti keypad yang ditumpuk di atas keypad asli," ujar Alfons.

Apabila kartu yang kamu gunakan belum memakai chip, segeralah pergi ke bank terkait untuk menggantinya.

Salah satu langkah untuk mencegah kejahatan skimming adalah melakukan penggantian kartu dengan pita magnetik dengan kartu chip.

(fpk)

Share :