Ini Daftar Negara yang Paling Siap Sambut Metaverse, Indonesia Apa Kabar?

Teknologi.id . November 27, 2022
Foto: Beacon Venture Capital


Teknologi.id - Meskipun dianggap banyak kalangan sebagai proyek flop, nyatanya negara-negara di dunia tetap antusias dalam bersiap menyambut era metaverse. Metaverse sendiri adalah realitas virtual (virtual reality) di mana pengguna merepresentasikan dirinya dalam bentuk avatar untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain menggunakan perangkat VR dan AR dalam dunia virtual.

Namun, dari semua negara-negara di dunia yang gencar mempersiapkan diri untuk memasuki metaverse, tercatat baru ada beberapa negara yang paling siap untuk menyambut metaverse.

Berdasarkan riset dari penyedia layanan perbandingan dan peralihan online dan telepon, Uswitch, Belanda menjadi negara yang paling siap untuk metaverse dengan raihan skor 7.74 dari skor tertinggi 10. Sementara, negara Eropa lain seperti Swiss, Lituania, Malta, dan Prancis mengekor Belanda dengan menempati urutan lima besar sebagai negara yang siap menyambut metaverse.

Baca juga: Ngeri! Headset VR ini Bisa Bunuh Penggunanya di Real Life Jika Kalah dalam Game

Penilaian Uswitch didasarkan oleh sejumlah faktor di antaranya kecepatan broadband di negara tersebut, rata-rata paket broadband, kehadiran startup untuk layanan keuangan berbasis blockchain, ekspor perangkat teknologi tinggi per kapita, dan tingkat pencarian metaverse Google tahunan dalam negeri per satu juta orang.

Dari parameter-parameter tersebut, Uswitch kemudian menetapkan 'skor kesiapan metaverse' untuk setiap negara berdasarkan kinerjanya pada masing-masing parameter.

Belanda yang merupakan peringkat teratas sebagai negara paling siap untuk metaverse menawarkan salah satu kecepatan broadband tetap tertinggi di dunia 106,51Mbps. Selain itu, ekspor teknologi tinggi per kapita tahun 2021 Belanda mencapai 5.770 dolar AS, ini menjadikannya sebagai salah satu negara produsen teknologi tinggi terkemuka.

Belanda juga menjadi salah satu negara teratas dengan jumlah orang tertinggi yang mencari tentang metaverse. Dilaporkan, negara ini menyumbang lebih dari 24.000 pencarian Google tahunan per juta orang.

Sementara di sisi lain, AS, yang merupakan gudangnya perusahaan teknologi dunia hanya berada di nomor 12, meskipun memiliki kecepatan internet tercepat 167,36 Mbps.

Baca juga: Metaverse Diprediksi Bakal Lahirkan Banyak Anak Virtual

Rumania pun yang menawarkan internet termurah hanya dengan 9,00 dolar per bulan masih berada di belakang AS di posisi 13. Sementara Siprus yang menawarkan startup blockchain terbanyak per satu juta orang (42,8), dan Republik Irlandia yang memiliki ekspor teknologi tinggi terbanyak hanya menempati peringkat 15 dan 11. 

“Broadband Metaverse tidak hanya harus cepat, tetapi juga harus terjangkau dan dapat diakses,” jelas Uswitch. "Ini membutuhkan fondasi yang kuat dalam teknologi, termasuk dalam pembayaran melalui blockchain, untuk membuat sistem yang canggih dan padat data dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari masyarakat."

Apa kabar Indonesia?

Indonesia sendiri belum berhasil masuk daftar 34 negara yang paling siap menyambut Metaverse berdasarkan riset Uswitch tersebut, meski begitu saat ini Indonesia tak kalah gencar dalam mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukungnya.

Salah satu perusahaan anak bangsa yang gencar melakukan pengembangan metaverse di Tanah Air ialah WIR Group yang juga akan mengenalkan prototipe Metaverse Indonesia kepada masyarakat global lewat acara puncak Presidensi G-20 di Bali pada November 2022 lalu.

WIR Group juga menjalin kolaborasi strategis dengan Binus University hingga menjadikannya kampus pertama di Indonesia yang telah hadir di dunia virtual metaverse.

(dwk)

Share :