Qualcomm Sulit Penuhi Permintaan Chip, Kenapa?

Rima Fidayani Rizki . February 05, 2021

Foto: Qualcomm

Teknologi.id - Saat ini, produsen chip ternama, Qualcomm, mengakui jika pihaknya sedang mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan chip atau semikonduktor. Tidak hanya itu, mereka mengungkapkan kekurangan pasokan chip terjadi dan menimbulkan dampak secara global. 

Baca Juga: 10 Aplikasi Baru Terbaik yang Rilis Januari 2021

"Kurangnya pasokan pada industri semikonduktor ini terjadi di mana-mana," ujar calon CEO Qualcomm, Cristiano Amon, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Jumat (5/2).

Qualcomm memang mempercayakan produksi chip pada perusahaan lain, seperti TSMC dan Samsung. Langkah serupa tidak hanya dilakukan oleh Qualcomm, tetapi juga oleh produsen chip lainnya. 

Rupanya, melonjaknya permintaan chip perangkat elektronik maupun mobil kurang diantisipasi oleh kedua perusahaan pemasok chip tersebut.

Pada mulanya, pandemi COVID-19 yang mulai melanda dunia di awal 2020 membuat permintaan chip sempat menurun. Namun, work from home yang digencarkan pada saat itu memicu peningkatan dalam pembelian gadget, serta pembatasan transportasi publik turut membuat pembelian mobil ikut naik. Alhasil, permintaan akan chip pun kembali melonjak. 

Keterbatasan pasokan chip yang menjadi komponen penting dari komputer dan perangkat yang terkoneksi pada internetnya paling dirasakan oleh industri yang bergantung hanya pada beberapa pabrik di Asia, demikian diungkap Amon. Lebih lanjut, ia memperkirakan bahwa pasokan chip baru akan kembali pulih di paruh kedua 2021. 

Sementara itu, CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf mengemukakan bahwa kondisi keuangan perusahannya ikut terkena imbas dari pasokan yang terjadi belakangan ini. "Jika saja kami bisa membuatnya lebih banyak, kami bisa langsung menjualnya," tutur Steve kepada Reuters.

Dampak dari pasokan chip yang minim ini sudah dirasakan oleh beberapa perusahaan. Misalnya, Apple yang merupakan klien Qualcomm, mengalami kendala dalam penjualan iPhone 12 akibat kurangnya pasokan beberapa komponen, yang diduga adalah chip.

Baca Juga: 2 Layanan ini Buat Pemasukan Alphabet Jadi Ratusan Triliun

Tidak hanya Apple. Pabrikan otomotif asal Amerika Serikat, General Motors, juga terpaksa memangkas produksi kendaraan mereka di tiga pabrik karena langkanya pasokan semikonduktor. 

(rf)

Share :