Teknologi Enterprise di Tahun 2021

Muhammad Iqbal Mawardi . March 24, 2021

Foto: Zebra Technologies


Teknologi.id – Perusahaan teknologi Zebra Technologies baru-baru ini mengumumkan tren teknologi enterprise utama di tahun 2021. Berbagai kegiatan operasional perusahaan yang terhambat akibat pandemi COVID-19 membuat teknologi enterprise ini hadir.

Oleh sebab itu, kunci kesuksesan bisnis saat ini ditentukan oleh kemampuan perusahaan mengintegrasikan solusi teknologi terbaru untuk tetap beroperasi dan meraih keuntungan.

Banyak perusahaan telah menambah anggaran untuk membeli teknologi otomasi yang pintar, termasuk robotik dan kecerdasan buatan termasuk machine learning dan solusi prescriptive analytics.

"Untuk meraih leadership di industri pada 2021 dan tahun-tahun berikutnya, perusahaan-perusahaan di Indonesia perlu memiliki teknologi yang tepat dalam membantu mereka meraih efisiensi operasional dan hasil bisnis yang lebih baik," ucap Country Lead for Indonesia Zebra Technologies Asia Pacific, Tracy Yeo.

Dalam kondisi tersebut, Zebra Technologies Corporation pun membagikan tren teknologi enterprise utama untuk 2021. Berikut ini daftarnya.

Intelligent Automation termasuk Artificial Intelligence dan Robotik

Intelligent Automation difasilitasi oleh asisten virtual seperti Alexa dan Siri. Dengan penggunaan teknologi machine learning semacam ini, perusahaan dapat memperbaiki workflow, delivery, dan consumer experience.

Sementara artificial intelligence dapat meningkatkan kemampuan perusahaan merekomendasikan tindakan korektif. Selanjutnya, AI serta robotik akan mendorong intelligent automation dapat menjadi bagian dari tren Internet of Things (IoT) dan Industry 4.0.

Baca juga: Robot Laut Eelume, Salah Satu Bentuk Revolusi Bawah Laut

Data and Prescriptive Analytics

Data merupakan aset yang tak ternilai dan kekuatannya hanya bisa diwujudkan secara tepat untuk mendorong outcome yang lebih baik. Menerapkan solusi prescriptive analytics dengan menyerap data real-time akan meningkatkan kinerja dan menghasilkan tindakan efektif.

Terlebih, perusahaan yang menerapkan analitik seringkali beroperasi dan dioptimalkan dengan mengandalkan data historis. Hal ini akan menghadirkan tantangan tersendiri saat muncul aliran data baru dan dimasukkan dalam model prediktif untuk mendorong hasil real-time.

Retail and Warehouse Automation

Belanja online telah mengalami lonjakan yang sangat masif di 2020, sehingga mendongkrak pertumbuhan e-commerce. Karenanya, retailer dipaksa harus segera beradaptasi dengan membuat workflow di toko, fulfillment center, dan logistik menjadi lebih mulus.

Untuk itu, keberadaan otomasi fisik, RFID, dan teknologi sensor yang dikombinasikan dengan peningkatan penggunaan robotik seperti robot dapat membantu fulfillment center meningkatkan operasional e-commerce mereka.

Computer dan Machine Vision

Kemajuan dalam teknologi computer vision dan machine vision telah memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai lingkungan fisik perusahaan di berbagai industri. Zebra Technologies mengatakan sistem computer vision dapat menciptakan solusi yang secara visual dapat menafsir maupun memahami dunia secara lebih luas dan lebih dinamis.

Di samping itu, computer vision juga memiliki melakukan pengenalan yang mampu menyaingi kemampuan manusia. Jadi, pengguna dapat mengetahui status inventori dengan lebih baik dan mempercepat proses check-out di tempat transaksi.

Sementara machine vision merupakan bagian dari computer vision. Teknologi ini menggunakan teknik visual berfokus pada inspection analysis dan pendeteksian anomali.

(MIM)

Share :