.png)
Foto: chatgpt
Teknologi.id – Raksasa teknologi kecerdasan buatan, OpenAI, secara resmi melakukan ekspansi besar-besaran dengan merilis ChatGPT Go ke pasar global. Kehadiran aplikasi versi ringan ini menjadi jawaban atas kebutuhan akses kecerdasan buatan yang lebih inklusif, terutama bagi pengguna dengan keterbatasan perangkat dan konektivitas internet. Langkah ini diambil OpenAI untuk memastikan bahwa teknologi AI generatif mereka dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di seluruh dunia, tanpa terhambat oleh spesifikasi perangkat keras yang tinggi maupun biaya data yang mahal.
Inovasi Baru OpenAI
ChatGPT Go dirancang sebagai solusi cerdas bagi pengguna yang masih terhambat dengan perangkat yang memiliki spesifikasi tinggi yang memadai. Berbeda dengan aplikasi standarnya, ChatGPTGo menggunakan model perangkat yang telah dioptimalkan agar dapat berjalan di ponsel dengan kapasitas RAM yang rendah mulai dari 1 GB.
Dilansir dari laman resmi OpenAI, Aplikasi ini dikembangkan dengan arsitektur yang lebih efesien, memungkinkan waktu generate yang jauh lebih cepat namun tetap mempertahankan kemampuan pemrosesan bahasa alami yang akurat.
Langkah OpenAI merilis versi hemat ini sejalan dengan tren Lite atau Go yang sebelumnya sukses diterapkan oleh pengembang aplikasi besar lainnya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar populasi digital di dunia, termasuk di Indonesia, masih sangat bergantung pada perangkat tingkat menengah dan bawah.
Baca juga: Open AI Bikin Chip untuk Sora, Masa Depan Video Generatif & Revolusi Industri Film
Dengan hadirnya ChatGPT Go, hambatan teknis yang selama ini membuat aplikasi AI terasa berat kini telah diminimalisir. Pengguna tetap bisa menikmati fitur percakapan cerdas, penerjemahan, hingga bantuan penulisan tugas harian dengan lancar.
ChatGPT Go menawarkan akses ke model AI terbarunya yakni GPT-5.2 Instant, tetapi dengan harga yang lebih terjangkau dibanding Pro atau Plus. Bila dibandingkan dengan ChatGPT gratis, ChatGPT Go mengakomodasi lebih banyak pesan, lebih banyak unggahan, serta pembuatan lebih banyak gambar. Rincian fiturnya sebagai berikut:
- Batas chat 10x lipat lebih tinggi
- Image Generate per hari 10x lebih banyak
- Unggahan dokumen atau gambar per hari 10x lebih banyak
- Memori yang 2x lebih panjang untuk respons yang lebih personal
Dengan unggulnya spesifikasi ChatGPTGo yang ditawarkan oleh OpenAI, teknologi ini kini lebih terjangkau secara ekonomi bagi para pelajar, pekerja lepas, dan masyarakat umum yang mengandalkan paket data terbatas untuk aktivitas harian mereka.
Jangkauan Lebih Luas, Indonesia Dapat Paling Awal
 (1).jpg)
Foto: androidsage.com
Peluncuran ChatGPT Go secara global menandai babak baru dalam perkembangan kecerdasan buatan. OpenAI memastikan bahwa aplikasi ini sudah tersedia di berbagai toko aplikasi dan dapat diunduh di lebih dari 150 negara. Fokus peluncuran ini tidak hanya pada ketersediaan, tetapi juga pada lokalisasi bahasa. ChatGPT Go didesain untuk memahami konteks bahasa lokal dengan lebih baik, meskipun dalam kondisi jaringan internet yang tidak stabil atau masih berada pada jaringan 3G.
Di Indonesia sendiri, ChatGPT Go sudah dapat diakses sejak September 2025 lalu. Opsi berlangganan ChatGPT murah ini sudah digulirkan di Tanah Air sejak September 2025 lalu. Dengan semua kemudahan dan keunggulan yang dapat mendukung performa maksimal di smartphone dengan RAM rendah, fitur ini dapat dibanderol seharga Rp75.000 per bulan (termasuk PPN). Harganya lebih murah dibanding ChatGPT Plus yang dibanderol Rp349.000 per bulan atau ChatGPT Pro seharga Rp3,5 juta per bulan. Untuk mendapatkan spesifikasi harga terbaru dan akurat, pengguna dapat langsung melansir laman resmi mereka chatgpt.com/pricing.
Baca juga: Open AI Luncurkan GPT-4 Turbo: Apakah Bisa Pecahkan Semua Tantangan AI?
Kehadiran ChatGPT Go diprediksi akan mengubah peta persaingan aplikasi asisten cerdas di perangkat seluler. Dengan menurunkan ambang batas teknis penggunaan AI, OpenAI kini memimpin dalam menyediakan infrastruktur pengetahuan digital yang merata.
Perusahaan menyatakan bahwa pengembangan versi hemat ini akan terus berlanjut dengan menambahkan dukungan untuk input suara yang lebih ringan di masa mendatang, sehingga interaksi antara manusia dan mesin dapat berjalan lebih natural tanpa terkendala batasan fisik perangkat.
Harga Pelajar dengan Performa Maksimal
Perilisan ChatGPT Go oleh OpenAI merupakan bukti nyata bahwa inovasi teknologi kini lebih berfokus pada keberlanjutan dan jangkauan pengguna yang lebih luas. Melalui kombinasi antara efisiensi data dan performa yang stabil di perangkat rendah, ChatGPT Go berhasil mendobrak batasan yang selama ini mengurung teknologi AI kelas atas. Fokus pada aksesibilitas ini menjadi standar baru dalam industri teknologi, di mana kecanggihan sebuah sistem tidak lagi hanya diukur dari kekuatannya, tetapi juga dari kemampuannya untuk bermanfaat bagi semua orang di berbagai belahan dunia.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(AA/ZA)