Belajar Bahasa Inggris dari Gadget

Eunice Budiharjo . December 15, 2020

Percayakah kamu bahwa hanya dengan sesederhana membuat pengaturan Bahasa di semua gadget yang kamu punya sudah dapat membantu kamu dalam belajar Bahasa Inggris?

Di era globalisasi ini, kita dituntut untuk bisa menguasai berbagai keahlian baik dari yang berhubungan langsung dengan deskripsi pekerjaan kita, maupun keahlian tambahan yang menjadi nilai tambah untuk mendapatkan pekerjaan tertentu atau kenaikan jabatan/ promosi. 

Salah satu skill paling umum yang dibutuhkan saat ini adalah kemampuan berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Tidak dapat dipungkiri bahwa semakin banyak perusahaan baik dalam maupun luar negeri yang mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris untuk bergabung di perusahaan mereka, mulai dari kemampuan berkomunikasi secara pasif, terlebih lagi secara aktif. Selain itu, sudah semakin banyak pula perguruan tinggi negeri maupun swasta yang menjadikan tes standarisasi Bahasa Inggris sebagai syarat kelulusannya. 

Di Indonesia sendiri, sebenarnya konten-konten berbahasa Inggris terbilang sangat mudah untuk didapatkan, mulai dari film-film di bioskop, video-video di kanal daring seperti di Youtube, Instagram, Facebook, dan lain sebagainya. Kursus Bahasa Inggris juga menjadi hal yang sangat umum untuk didapatkan oleh masyarakat bahkan di lingkungan sekolah. Namun, tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang belum mampu berbahasa Inggris secara fasih meskipun sudah belajar Bahasa Inggris cukup lama.

Berdasarkan testimoni dari murid-murid di Cerah.co, sebuah institusi pembelajaran Bahasa Inggris daring, salah satu kendala mereka dalam berkomunikasi adalah kurangnya kosa kata dan ketidakbiasaan dalam mengucapkan kalimat-kalimat dalah Bahasa Inggris. Oleh karena itu pula, pendekatan mereka adalah dengan memastikan bahwa murid mereka menggunakan Bahasa Inggris sesering mungkin untuk melatih kosa kata yang sudah dipelajari.

Melansir dari sebuah artikel dari Science Daily, Lilli Kimppa dari University of Helsinki menyatakan bahwa bahkan paparan singkat yang berulang-ulang terhadap kata-kata baru dapat memicu peningkatan respons saraf yang cepat yang disarankan untuk mewujudkan pembentukan jejak memori, yang tentunya akan sangat membantu dalam membangun kosa kata dalam Bahasa Inggris. 

Metode ini bisa kamu lakukan bukan hanya dalam pembelajaran Bahasa Inggris lho. Dengan prinsip yang sama, kamu juga bisa gunakan metode ini untuk mempelajari bahasa asing lainnya. Nah, sekarang pertanyaannya, sudahkah kamu mengganti penggunaan bahasa di gadget kamu dengan Bahasa Inggris? 

Share :

Eunice Budiharjo

PT CERAH EDUKASI BANGSA