Hati-hati dengan Burnout yang Dapat Mengganggu Produktivitas

Deandra Salsabila . August 19, 2021

Foto: Unsplash

Teknologi.id - Selain stres, burnout merupakan salah satu masalah yang dapat mengganggu produktivitas. Burnout dapat membuat kamu merasa lelah, kosong, dan tidak mampu mengatasi masalah hidup.

Burnout bukan hal yang muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, burnout muncul secara bertahap hingga terkadang sulit disadari. Lalu, apa itu burnout?

Burnout merupakan keadaan kelelahan emosional, fisik, dan mental yang disebabkan oleh stres yang berlebihan. Hal ini terjadi ketika kamu merasa kewalahan dan tidak mampu memenuhi tuntutan yang terus-menerus.

Burnout pun dapat mengurangi produktivitas dan menghabiskan energi, membuat kamu merasa semakin tidak berdaya, putus asa, sinis, dan kesal. Maka, kamu akan merasa tidak bertenaga untuk beraktivitas.

Burnout merupakan proses yang bertahap. Gejala awalnya mungkin tidak terlalu terlihat, tetapi dapat menjadi lebih buruk seiring berjalannya waktu. Pikirkan gejala awal sebagai tanda bahaya bahwa ada sesuatu yang salah dan perlu segera ditangani.

Jika kamu memperhatikannya dan secara aktif mengurangi stres, kamu dapat mencegah terjadinya burnout. Maka dari itu, berikut adalah tanda-tanda jika kamu sedang mengalami burnout:

1. Sakit kepala kronis serta kelelahan fisik dan emosional

Hal pertama yang dapat kamu perhatikan saat burnout adalah merasa lelah sepanjang waktu. Tanda-tanda ini sekilas mirip dengan tanda-tanda depresi. Depresi juga dapat berkembang dari burnout yang tidak teratasi.

Burnout adalah bentuk kelelahan mental yang dapat mempengaruhi fisik. Oleh karena itu, saat burnout tubuhmu akan lebih rentan terhadap penyakit seperti sakit kepala, pilek, hingga demam.

Kamu harus mendengarkan tubuhmu ketika mulai terasa lelah dan mulailah beristirahat. Rasa lelah tersebut adalah pertanda bahwa kamu sebenarnya mengalami kelelahan secara mental dan membutuhkan istirahat.

2. Menjadi lebih sensitif dan emosional

Burnout sering muncul ketika kamu sedang bekerja. Meskipun begitu, tanda burnout saat kerja dapat berbeda-beda pada masing-masing individu. Umumnya, tanda burnout yang tampak ketika bekerja adalah perasaan yang lebih sensitif dan emosional.

3. Merasa tidak produktif di tempat kerja

Setelah burnout mencapai tingkat tertentu, hal itu akan memengaruhi pekerjaan dan cara kamu memandang dirimu sendiri. Kamu mungkin mulai merasa apatis dan tidak produktif dalam bekerja.

Ketika mengalami burnout, kamu akan merasa tidak ada perbedaan dalam pekerjaanmu terlepas dari apa apa yang lakukan. Hal ini dapat menyebabkan frustrasi, kemarahan karena kurangnya produktivitas, hingga rasa putus asa.


Share :