Penjelasannya Fenomena Aneh Menghilangnya Danau di Antartika

Muhammad Iqbal Mawardi . July 07, 2021

Foto: CTV

Teknologi.id – 2019 lalu, terjadi sebuah fenomena alam yang aneh di Antartika. Terdapat sebuah danau besar di lapisan es Kutub Selatan yang tiba-tiba lenyap dalam waktu tiga hari. Investigasi pun dilakukan oleh para ilmuwan untuk menguak penyebab misteri lenyapnya danau.

Pada mulanya, tak ada yang mendeteksi keanehan tersebut sampai seorang pakar gletser bernama Dr Roland Warner dari University of Tasmania, Australia, mengetahui hal tersebut setelah melihat citra satelit.

Setelah dilakukan investigasi, dia bersama ilmuwan lain membuat kesimpulan bahwa ada suatu hal langka terjadi. Hal tersebut yakni hydrofracture. Ini yang menyebabkan hilangnya danau tersebut dalam waktu singkat.

"Kami yakin ada retakan besar terbuka sejenak di lapisan es dan mengeringkan seluruh air danau menuju ke lautan dalam waktu tiga hari," ucap Warner.

Baca juga: Jumlah Samudra Kini Bertambah Satu, ini Namanya

"Danau ini menampung air lebih besar dari pelabuhan Sydney dan aliran ke lautan di bawahnya deras seperti aliran di air terjun Niagara sehingga kala itu menjadi pemandangan yang impresif," tambahnya Warner.

Fenomena hydrofracture ini muncul saat tekanan dari air di atas lapisan es menyebabkannya menjadi terbelah lantaran air itu lebih padat. Sebenarnya lapisan es di lokasi danau itu di Amery Ice Shield adalah salah satu yang terpadat di Antartika, setebal 1.400 meter. Maka retakan ini adalah sesuatu yang jarang terjadi.

Para peneliti menuturkan bahwa bisa saja danau tersebut akan kembali terisi dengan air beberapa waktu kedepan. Ada kemungkinan juga air itu kembali lenyap karena hydrofracture.

Kejadian tersebut tidak berhubungan langsung dengan perubahan iklim atau pemanasan global. Kendati begitu, mencair atau retaknya lapisan es di Antartika bisa saja mempercepat proses kenaikan level air laut di masa depan.

(MIM)

Share :