Gagal Gelar Video Call, Kim Jong Un Eksekusi Mati Pejabatnya

Muhammad Iqbal Mawardi . April 13, 2021

Foto: Wallpaper Access

Teknologi.id – Karena departemennya gagal menggelar video call yang cukup dan mengeluhkan beban kerjanya, seorang pejabat pemerintah Korea Utara telah dieksekusi oleh Kim Jong Un.

Menteri pendidikan berpangkat tinggi, yang tak disebutkan namanya itu, dilaporkan dijatuhi hukuman mati oleh Kim Jong-un setelah adanya penyelidikan mengapa departemen itu gagal membuat kemajuan.

Laporan soal temuan penyelidikan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, yang dilakukan oleh Organisasi dan Departemen Bimbingan (OGD), dilaporkan oleh Harian NRK, yang jadi corong pemerintah.

Media tersebut melaporkan hal itu tidak cukup untuk "menerapkan Undang-undang Pendidikan Jarak Jauh" dengan benar.

Laporan juga mengatakan,"OGD melakukan penyelidikan karena komisi gagal membuat kemajuan apa pun dan karena beberapa telah mengkritik kebijakan pemerintah."

Tuduhan juga dilaporkan termasuk anggota parlemen yang "mengeluh di setiap pertemuan" tentang pekerjaan mereka, sementara yang lain mempertanyakan kurangnya sumber daya yang disediakan oleh negara.

Baca juga: Indonesia-Korsel Lanjutkan Proyek Pesawat Tempur KFX/IFX

Para pengawas juga dikatakan telah menyoroti lambannya penerapan "kebijakan pembelajaran jarak jauh", yang dianggap mengalami kemajuan yang buruk.

Setelah menteri dieksekusi, komisi baru telah "diatur kembali" di bawah Ri Guk Chol, presiden Universitas Kim Il Sung, lanjut laporan itu.

Awal pekan ini, Kim dituding menciptakan 'sekolah nuklir', yang sepenuhnya fokus pada pembuatan dan persenjataan rudal.

Pada tahun lalu, Kim Jong-un dilaporkan mengeksekusi mati seorang jenderal dengan dicemplungkan ke kolam ikan piranha pemakan daging, sementara lima pembantunya dikatakan telah dibunuh oleh regu tembak setelah pertemuan puncak dengan Donald Trump tahun 2019 yang gagal menghasilkan kesepakatan apapun.

(MIM)

Share :