Pengaruh Game pada Otak

Yusrizal Azwar . January 12, 2022

Sumber: Medical News Today

Teknologi.id - Otak merupakan organ terpenting dalam tubuh manusia. Karena ia dapat mengontrol semua fungsi dan aktivitas yang dilakukan tubuh. Otak dibagi menjadi tiga bagian yang berbeda yaitu: otak depan, otak tengah dan otak belakang. Semua bagian otak ini memiliki fungsi yang berbeda-beda mulai dari memori dan pembelajaran, hingga mengontrol otot mata hingga keseimbangan dan stabilitas.


Bermain game, sama seperti banyak aktivitas lainnya membutuhkan banyak perhatian. Otak bertugas untuk fokus dan memunculkan ide-ide berbeda saat bermain game. Berikut ini adalah cara-cara di mana game mempengaruhi otak:


Meningkatkan Rentang Perhatian Gamer

Bermain game mengharuskan Anda untuk tetap fokus dan dapat mengabaikan kebisingan yang terjadi disekitar. Seorang gamer profesional yang sukses harus menguasai ini. Keterampilan yang dikuasai ini juga membantu dalam situasi kehidupan nyata terutama bagi siswa yang perlu fokus dan berkonsentrasi saat mendengarkan penjelasan guru atau menyelesaikan tugas.

Baca Juga: NFT, Blockchain, Metaverse Mengubah Dunia Kita Menjadi The Matrix 

Meningkatkan Efisiensi Otak dalam Keterampilan Visuospasial

Keterampilan visuospasial mengacu pada kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi objek visual dan spasial serta memahami persamaan dan perbedaan di antara mereka. Salah satu daerah otak yang ditingkatkan untuk keterampilan visuospasial adalah hippocampus kanan. Hal ini diperbesar sehingga menyebabkan eksitasi.


Melepaskan Hormon Perasaan-Baik

Bermain video game meningkatkan pelepasan dopamin dan epinefrin. Jumlah dopamin yang dilepaskan saat bermain video game serupa dengan yang dilepaskan saat tubuh disuntik dengan amfetamin atau methylphenidate yang merupakan obat perangsang dopamin.


Meningkatkan Mood dan Kesehatan Mental Gamer

Penelitian telah menunjukkan bahwa bermain game meningkatkan kesehatan mental dengan memberi gamer rasa pertumbuhan pribadi, otonomi, dan kontrol. Orang dewasa dan bahkan anak-anak dapat mengembangkan tingkat kedewasaan emosional yang lebih tinggi kepada rekan-rekan mereka melalui permainan. Mereka mulai melihat bahwa ada tujuan hidup dan menjalani hidup dengan lebih positif.


Kecanduan

Selain memiliki banyak efek positif, bermain game memiliki efek negatif yang tidak dapat diabaikan sepenuhnya. Salah satu efek tersebut dan mungkin yang paling mengkhawatirkan adalah kecanduan. Gamer cenderung menjadi kecanduan game terutama ketika mereka belajar untuk secara efektif mengabaikan hal lain di sekitar mereka. Otak menjadi terbiasa bermain game semakin Anda terpapar dan seperti halnya obat-obatan, otak akan mendambakan dosis yang lebih tinggi jika tidak diatur.


Meskipun video game bisa membuat ketagihan, hal positifnya juga tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, bermain game harus dalam jumlah waktu yang secukupnya. Hadirnya game online memudahkan banyak orang untuk mengakses video game. Permainan online telah berkembang.


Anda harus memahami dan menerima bahwa bermain game mempengaruhi otak secara positif dan negatif. Penting untuk menciptakan keseimbangan dan mencapai moderasi. Terserah Anda untuk memutuskan di sisi mana Anda berada!


(MYAF)

Baca Juga: Tinder Diam-diam Mengerjakan Fitur 'Swipe Party'

Share :