Pena AI: Hardware Pertama OpenAI Garapan Jony Ive Segera Hadir, Ini Bocorannya!

Irmanon Riandina . January 02, 2026


Foto: GSM Arena

Teknologi.id - OpenAI selama ini dikenal sebagai perusahaan di balik teknologi kecerdasan buatan yang mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital. Namun dalam waktu dekat, OpenAI tampaknya siap melangkah lebih jauh dengan menghadirkan produk hardware pertamanya ke pasar. OpenAI dikabarkan tengah bersiap meluncurkan produk perangkat keras pertamanya, hasil kolaborasi dengan desainer legendaris Jony Ive. Sosok di balik desain ikonik iPhone dan MacBook ini sebelumnya dikenal sebagai kepala desain Apple, sebelum mendirikan perusahaan kreatif bernama LoveFrom. Pada Mei lalu, OpenAI resmi mengakuisisi startup milik Jony Ive bernama io, sebuah perusahaan yang sejak awal memang mengembangkan produk secretive hardware. Akuisisi tersebut langsung memicu spekulasi besar di dunia teknologi. Pasalnya, io disebut-sebut tengah mengerjakan perangkat misterius yang belum pernah diumumkan ke publik. Kini, bocoran terbaru mulai mengungkap seperti apa wujud produk perdana OpenAI di ranah hardware.

Produk Hardware Pertama Pena AI

Menurut rumor yang beredar, produk hardware pertama OpenAI bukanlah perangkat besar seperti smartphone atau wearable, melainkan sebuah pena. Meski terdengar sederhana, pena ini dipastikan bukan alat tulis biasa. Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa perangkat ini bersifat cont
Meski detail fungsinya masih dirahasiakan, banyak pihak berspekulasi pena AI ini akan mampu membantu penggunanya dalam berbagai aktivitas dengan bantuan AI. Namun hingga kini, OpenAI maupun Jony Ive belum memberikan konfirmasi resmi terkait kemampuan spesifik dari perangkat tersebut.

Foto: Businesstoday

Baca juga: Open AI Bikin Chip untuk Sora, Masa Depan Video Generatif & Revolusi Industri Film

Hardware yang Dikembangkan Bukan Hanya Satu

Menariknya, pena AI ini bukan satu-satunya produk hardware yang sedang dikembangkan OpenAI. Disebutkan bahwa perusahaan tersebut tengah menyiapkan setidaknya dua perangkat tambahan. Salah satunya digambarkan sebagai perangkat "to-go" audio yang bisa dibawa ke mana saja. Meski belum jelas bentuk dan fungsinya, perangkat ini diyakini akan memperluas cara pengguna berinteraksi dengan AI di luar layar laptop dan ponsel. Dari sisi produksi, pena AI OpenAI kabarnya akan diproduksi oleh Foxconn, mitra manufaktur besar yang selama ini dikenal sebagai perakit produk Apple. Vietnam disebut-sebut menjadi lokasi produksi utama yang dipilih. Awalnya, Luxshare sempat dipilih sebagai mitra manufaktur, namun OpenAI dikabarkan ingin menghindari produksi di China. Meski kecil kemungkinannya, ada pula rumor bahwa sebagian produksi bisa dilakukan di Amerika Serikat oleh Foxconn.

Akuisisi perusahaan io sendiri bernilai fantastis, mencapai $6.5 billion. Namun transaksi tersebut dilakukan sepenuhnya menggunakan saham, sehingga tidak melibatkan pembayaran tunai secara langsung. Nilai besar ini menunjukkan betapa seriusnya OpenAI dalam memasuki dunia perangkat keras, bukan hanya sebagai perusahaan pengembang AI berbasis software.

Baca juga: Gebrakan Baru dari Open AI! Bisa Belanja di ChatGPT Pakai Fitur Instant Checkout

Apakah Produk ini Bisa Menggantikan HP?

Pertanyaan pun muncul: apakah pena AI ini akan menggantikan HP? Sejumlah pengamat menilai hal tersebut belum bisa disimpulkan terlalu dini. Konsep perangkat AI pendamping pernah dicoba lewat berbagai produk "AI pin" dari perusahaan lain, namun banyak yang gagal menembus pasar karena keterbatasan fungsi dan minimnya kebutuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Meski didukung teknologi AI canggih dan sentuhan desain Jony Ive, tantangan adopsi pengguna tetap tidak bisa dianggap remeh. Dunia teknologi akan menunggu apakah OpenAI mampu mematahkan kutukan kegagalan perangkat “third-core" dan benar-benar menciptakan produk baru yang relevan dan mernarik di pasaran.


Dengan reputasi OpenAI sebagai pionir kecerdasan buatan dan pengalaman desain Jony Ive yang telah terbukti melahirkan produk ikonik, ekspektasi terhadap hardware perdana ini tentu sangat tinggi. Meski masih diselimuti rumor dan minim detail resmi, kehadiran pena AI ini bisa menjadi awal babak baru dalam interaksi manusia dengan teknologi berbasis AI. Apakah perangkat “third-core” ini akan sukses menembus pasar atau justru bernasib sama seperti produk serupa sebelumnya.Untuk saat ini, publik hanya bisa menunggu bocoran lanjutan atau pengumuman resmi karena dari pihak Open AI sendiri belum memberikan jadwal pasti peluncurannya. Jika rumor ini terbukti benar, pena AI OpenAI berpotensi menjadi langkah awal perusahaan tersebut dalam berinovasi dalam ranah hardware.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.

(IR/ZA)

Share :