Google Rilis KataOS, OS Terbaru yang Berbeda dari Android

Alfryan Irgie . October 19, 2022

Foto: Google

Teknologi.id - Berbeda dari Android, Google ciptakan sistem operasi baru bernama KataOS yang khusus dibuat untuk perangkat smart home dengan dukungan IoT. 

KataOS besutan Google ini dibuat sebagai sistem yang sangat aman untuk sebuah embedded hardware seperti kamera. Perangkat kamera ini digunakan untuk menangkap gambar dan terhubung langsung ke jaringan. Nantinya, gambar akan diproses di dalam cloud untuk penerapan machine learning.

Google sendiri sudah mempersiapkan keamanan dan pengoptimalan KataOS untuk embedded device yang akan menjalankan perintah machine learning nantinya.

Embedded device yang dikombinasikan dengan perangkat lunak komputer untuk fungsi tertentu disebut embedded system. Penerapan embedded system ini sudah teraplikasikan untuk mobil, peralatan rumah tangga, industri, hingga kamera seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. 

Chip RISC-V dipilih oleh Google sebagai chip untuk embedded system di open-source. Dan kemudian embedded system tersebut akan memakai sistem operasi yang aman dari Google yaitu KataOS.

Sistem operasi KataOS sendiri dibuat dengan bahasa pemrograman yang diadopsi Android Open Source Project dan Kernel Linux, yakni Rust. 

Baca juga: Pusat Data Nasional Diklaim Mempunyai Standar Tertinggi di Dunia

"KataOS juga diimplementasikan hampir seluruhnya di Rust, sehingga titik awal yang kuat untuk perangkat lunak yang aman. Dikarenakan dapat menghilangkan semua macam bug, seperti off-by-one errors dan buffer overflows," jelas Google seperti yang dikutip dari Kompas pada Rabu (19/10/2022). 

Pengembangan KataOS bukan atas dasar hasil Google sendiri, namun mesin pencari raksasa ini menggandeng pencipta seL4-sys yaitu Antmicro. Alhasil, KataOS diklaim aman karena dibangun dengan seL4 mikrokernel terbaru. 

"Sebagai pondasi OS baru kami, kami memilih seL4 sebagai mikrokernel karena menempatkan keamanan di depan dan tengah, dan terbukti aman secara matematis, dengan jaminan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan," jelas Google. 

Google berencana menjalankan KataOS di OpenTitan yang saat ini menggunakan chip RISC-V. Diketahui bahwa OpenTitan sendiri merupakan project open-source yang juga dibangun oleh Google dengan kolaborasi perusahaan teknologi lain. Project open-source ini dibangun untuk penggunaan data center yang terbuka serta transparan.

(ai)

Share :