Insinyur MIT Bikin Sel Surya Setipis Rambut, Ubah Permukaan Jadi Generator Listrik!

Alfryan Irgie . December 16, 2022

Teknologi.id - Tim yang terdiri dari 3 orang insinyur asal MIT ini berhasil membuat project bernama paper-thin solar cells yang mampu mengubah permukaan menjadi sumber listrik.

Melalui proyek sel surya yang lebih tipis dari rambut ini, tim yang terdiri atas Vladimir Bulović, Mayuran Saravanapavanantham, dan Jeremiah Mwaura membuat sel surya yang tahan lama dan fleksibel.

Ketika sel surya tipis tersebut ditempelkan di suatu permukaan seperti meja, nantinya permukaan meja tersebut akan berubah menjadi generator listrik setelah beberapa detik terlapisi sel surya. Sel surya ini ditempel ke permukaan kain super ringan sehingga membuatnya fleksibel diletakkan di permukaan manapun. 

Kehadiran sel surya portable hasil buah karya insinyur asal MIT ini memberikan opsi agar seseorang dapat mengisi daya suatu benda atau alat dengan sangat mudah.

Para insinyur juga telah memberikan laminasi terhadap sel surya agar terhindar dari kemungkinan robek, kecuali seseorang memotong sel surya tersebut dengan alat tajam seperti gunting. Berkat laminasi tersebut juga, sel surya jadi mudah untuk diaplikasikan ke banyak permukaan.

Tim yang terdiri atas 3 orang ini juga menyarankan kepada para pemilik kapal untuk menempelkan sel surya di atas permukaan kapal mereka sebagai energi untuk berlayar ke tengah laut. Sel surya ini juga dapat ditempel di atas tenda maupun terpal sebagai solusi energi ketika terjadinya operasi pemulihan akibat bencana.

Memiliki berat 1/100 dari panel surya konvensional di luar sana, sel surya tipis ini diklaim mampu menghasilkan daya hingga 18x lebih banyak per kilogram-nya (atau 730 watt/kg) dibandingkan panel surya konvensional. 

Baca juga: Insinyur Asal MIT Bikin Sensor untuk Masker Wajah

Dibuat dari bahan tinta semikonduktor melalui proses pencetakan, sel surya ini bisa ditingkatkan produksinya dengan memanfaatkan manufaktur besar.

"Kami sedang bekerja untuk menghilangkan sebanyak mungkin bahan non-solar-active agar tetap mempertahankan faktor bentuk dan kinerja struktur surya yang sangat ringan dan fleksibel ini," ucap Jeremiah Mwaura sebagai salah satu peneliti di MIT Research Laboratory of Electronics yang juga ikut ke dalam tim proyek sel surya tipis.

Kehadiran sel surya tipis ini diharapkan dapat menjadi tenaga surya portable yang mempermudah ketika kondisi darurat atau berada di lokasi terpencil guna menghasilkan energi listrik.


(ai)

Share :