Hentikan Produksi Ponsel Baru, Asus Fokus Asus Alihkan Prioritas ke Robotika dan AI

⁠Adimas Herviana . January 20, 2026

Foto: VOI

Teknologi.id - Transisi Asus dari smartphone ke teknologi kecerdasan buatan. Asus mengonfirmasi penghentian peluncuran ponsel baru mulai 2026. Pernyataan ini disampaikan pada pertemuan akhir tahun dan menandai berakhirnya lini Zenfone serta ROG Phone, sekaligus pergeseran fokus perusahaan ke teknologi berbasis kecerdasan buatan. Informasi mengenai jeda bisnis smartphone Asus juga dipublikasikan secara luas melalui laporan yang menyebutkan penghentian operasional divisi ponsel dan pengalihan prioritas ke AI. 

Keputusan bisnis yang menata ulang prioritas perusahaan

Asus menyampaikan bahwa tidak ada rencana memperluas lini ponsel atau menghadirkan kategori baru di bisnis smartphone. Pengguna tetap memperoleh dukungan purna jual, termasuk layanan perbaikan dan pembaruan perangkat lunak, sehingga perangkat yang beredar tetap terjaga fungsinya. Keputusan ini dipandang sebagai langkah penataan ulang prioritas agar sumber daya dialokasikan ke bidang yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan lebih kuat. 

Baca Juga: Internet Mu Ngeleg Pas Gunakan VPN? Ini Cara Mengatasinya!

Faktor Pasar yang Mendorong Perubahan Arah

Tekanan pada industri smartphone meningkat akibat kelangkaan komponen memori, kenaikan biaya material, tarif impor, serta perlambatan penjualan global. Kondisi tersebut mempersempit margin dan menuntut efisiensi yang tinggi. Dalam konteks ini, Asus memilih mengalihkan fokus ke segmen yang dinilai lebih berkelanjutan secara bisnis. Laporan yang mengulas keputusan Asus menempatkan faktor biaya dan dinamika pasar sebagai pendorong utama perubahan strategi.

Absennya Zenfone dan ROG Phone pada 2026

Penghentian lini smartphone berdampak langsung pada jadwal peluncuran produk. Tidak ada Zenfone 13 Ultra maupun ROG Phone 10 pada 2026. Informasi mengenai pemberitahuan kepada distributor dan mitra telekomunikasi terkait penghentian operasional divisi smartphone memperkuat sinyal bahwa produksi ponsel baru tidak lagi menjadi prioritas perusahaan. Pengguna tetap dapat mengandalkan layanan purna jual, sehingga transisi berlangsung tertib.

Jejak Inovasi yang Membentuk Identitas Merek

Sejak 2014, Zenfone menjadi wadah eksplorasi desain dan fitur. Zenfone 6 menghadirkan kamera flip yang berbeda di kelasnya, sementara Zenfone 8 menawarkan konsep ponsel compact dengan layar 5,9 inci. Pada fase berikutnya, Asus kembali ke ukuran layar arus utama melalui Zenfone 11 Ultra untuk menyesuaikan preferensi pasar. Di sisi lain, ROG Phone yang hadir sejak 2018 memperkuat posisi Asus sebagai pionir smartphone gaming dengan ekosistem aksesori dan pendinginan yang dirancang untuk performa tinggi. ROG Phone 9 Pro yang dirilis pada 2024 menjadi penanda akhir siklus sebelum jeda panjang.

Fokus Baru Pada AI dan Sistem Terintegrasi

Foto: Fortune Indonesia

Asus mengalihkan investasi ke server AI, sistem AI untuk bisnis, robotika, intelligent machines, serta perangkat komputasi edge. Arah ini bertujuan membangun platform terintegrasi yang menghubungkan perangkat keras dan perangkat lunak berbasis AI, sehingga solusi yang ditawarkan tidak hanya berupa produk, melainkan sistem yang mampu beroperasi secara mandiri. Publikasi yang mengulas strategi ini menempatkan AI sebagai pusat pertumbuhan jangka panjang perusahaan Pendekatan tersebut selaras dengan tren industri yang mengedepankan otomasi, efisiensi, dan skalabilitas. 

Keputusan Asus Bagi Pengguna dan Industri Teknologi

Bagi pengguna, keberlanjutan layanan purna jual memberi kepastian bahwa perangkat Zenfone dan ROG Phone tetap didukung. Bagi industri, keputusan Asus mencerminkan ketatnya persaingan di pasar smartphone dan kebutuhan untuk mencari diferensiasi yang kuat. Pergeseran ke AI menunjukkan orientasi pada nilai tambah yang lebih luas, dari komputasi tepi hingga solusi enterprise, yang dinilai lebih tahan terhadap fluktuasi pasar perangkat konsumen.

Baca Juga: Begini Caranya Mmebedakan Hasil Foto Buatan AI dan Foto Asli!

Prospek Jangka Panjang yang Berorientasi Pada Nilai

Transisi ke AI membuka peluang bagi Asus untuk membangun ekosistem teknologi yang menyatukan perangkat, jaringan, dan aplikasi cerdas. Dengan fokus pada sistem yang dapat diintegrasikan lintas sektor, perusahaan menempatkan diri pada jalur pertumbuhan yang mengutamakan keberlanjutan, efisiensi, dan dampak bisnis. Analisis yang menyoroti langkah ini menilai bahwa orientasi pada AI memberi ruang inovasi yang lebih luas dibandingkan siklus produk smartphone yang cepat dan kompetitif.

Penutup yang menandai babak baru

Penghentian lini smartphone Asus menutup satu fase penting dalam perjalanan merek, sekaligus membuka ruang bagi strategi yang lebih terarah pada teknologi kecerdasan buatan. Zenfone dan ROG Phone tetap menjadi bagian dari sejarah inovasi perusahaan, sementara fokus baru pada AI diharapkan menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan masa depan. Dengan dukungan purna jual yang berlanjut dan investasi yang terarah, Asus menata ulang perannya dalam ekosistem teknologi global dengan pendekatan yang lebih berkelanjutan dan berorientasi nilai


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(dim/sa)



Share :

Berita Menarik Lainnya