5 Momen di Bulan Ramadan yang Perlu Diperhatikan Pemasar

Hi App . April 28, 2021

Hi App - Ramadan adalah bulan suci yang paling ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ketika bulan suci ini tiba, ada banyak rutinitas sehari-hari yang berubah. Mulai dari waktu bangun dan tidur, berkumpul dengan keluarga untuk beribadah, sampai menjalin silaturahmi. Perubahan rutinitas tersebut juga menjadi momen di bulan Ramadan yang perlu diperhatikan bila Anda memiliki bisnis.

Sudah menjadi rahasia umum, di balik suasana religiusnya, bulan Ramadan juga menyimpan potensi yang menjanjikan bagi bisnis. Tidak jarang, perusahaan, brand, dan pemilik usaha kecil memanfaatkan momen Ramadan sebagai sarana menjangkau pelanggan baru. Bahkan, tidak jarang juga Ramadan juga menjelma menjadi pintu kesuksesan baru bagi sebuah bisnis.

Nah, melalui artikel ini kami sudah merangkum momen-momen apa saja di bulan Ramadan yang bisa kamu manfaatkan untuk mengoptimalkan pemasaran bisnis kamu. Simak sampai habis ya!

Ngabuburit

Ngabuburit adalah momen ketika umat islam menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa di bulan Ramadan. Dulu, ini menjadi momen yang cukup ditunggu karena biasanya masyarakat Indonesia mengabuburit dengan berkumpul bersama teman. jalan-jalan sore, atau mendengar ceramah di masjid. Namun, anjuran pemerintah untuk membatasi kegiatan berkumpul di masa pandemi telah mengubah segalanya.

Sejak pandemi, lebih banyak orang online untuk mengonsumsi media dan hiburan sebagai pengisi kegiatan ketika menunggu azan magrib menjelang berbuka. Ada yang menonton film atau serial kesukaan via layanan VoD langganan, mendengarkan podcast, bermain gim online, mengakses media sosial, atau membaca konten dalam bentuk artikel, berita, atau cerita.Perubahan perilaku di momen ngabuburit inilah yang perlu diperhatikan oleh pemasar.

Baca Juga: Lima Aplikasi Nonton Film Gratis untuk Ngabuburit di Rumah

Dengan semakin banyak orang yang online di waktu ngabuburit, pemasar bisa memanfaatkan momen ini untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi. Strategi konten yang sudah dirancang perlu disesuaikan kembali agar selaras dengan momen ngabuburit tetapi juga tidak bertentangan dengan brand message perusahaan. Konten yang bisa coba dibuat yaitu seperti rekomendasi film, rekomendasi cerita, rekomendasi gim online, dan masih banyak lagi.

Donasi dan Zakat

Di bulan Ramadan, umat islam akan berusaha untuk memperbanyak dan meningkatkan kualitas ibadah mereka. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memperbanyak sedekah. Menariknya, situasi pandemi sekarang ini juga ikut berperan dalam meningkatkan kesadaran sosial masyarakat Indonesia dan mendorong mereka untuk menemukan layanan yang dapat membantu menyalurkan sumbangan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dari sisi bisnis, momen di bulan Ramadan ini bisa dioptimalkan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang secara bersamaan dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan. Di sisi lain, kegiatan ini juga berpotensi untuk membuka pintu peluang baru dalam menjangkau pasar yang sebelumnya tidak pernah terjamah.

Buka Bersama

Salah satu kegiatan favorit di bulan Ramadan yang sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah buka bersama. Momen berbuka dapat menjadi ajang untuk menjalin tali silaturahmi dengan kerabat atau teman yang sudah lama tidak berjumpa. Meskipun saat ini pembatasan sosial masih dijalankan, hal ini tidak mematahkan semangat orang-orang Indonesia dalam mencari cara baru untuk merayakan buka bersama.

Baca Juga: 5 Aktivitas Seru Saat Puasa yang Bisa Dilakukan dari Rumah

Beberapa ide kegiatan yang bisa dicoba untuk tetap merayakan buka puasa bersama di antaranya yaitu, melakukan panggilan video, saling mengirimkan makanan berbuka, memasak hidangan puasa yang sama, dan masih banyak lagi. Media yang bisa digunakan pun banyak tersedia dan mudah diakses seperti aplikasi video call online atau aplikasi chatting.

Di samping itu, pemasar juga jangan sampai melupakan bahwa waktu berbuka adalah prime time untuk meningkatkan konversi penjualan produk. Banyak yang memilih untuk berbelanja online setelah berbuka puasa. Jadi, selain memfasilitasi pelanggan untuk berbuka puasa online melalui sebuah kegiatan yang menghibur, tidak ada salahnya juga untuk mempersiapkan strategi promosi yang dapat meningkatkan penjualan di waktu berbuka puasa.

Silaturahmi

Silaturahmi sudah menjadi tradisi umat islam Indonesia di bulan Ramadan. Momen bersilaturahmi sendiri tidak lepas dari momen yang sudah disebutkan sebelumnya, yaitu buka bersama, ngabuburit, dan bersedekah. Namun, momen silaturahmi akan mencapai puncaknya di Indonesia menjelang akhir bulan Ramadan karena banyak yang pulang ke kampung halaman. Meski, saat ini larangan untuk pulang kampung diperketat oleh pemerintah.

Tradisi silaturahmi pada umumnya berkaitan erat dengan keluarga, baru setelah itu teman dan rekan kerja. Jadi, dari sudut pandang bisnis, perlu ada penyesuaian strategi dalam hal target pasar yang dibidik pada bulan Ramadan. Tema keluarga sendiri selalu berhasil menarik perhatian masyarakat di bulan suci ini. Maka, cobalah untuk menampilkan lebih banyak gambar tentang kehangatan keluarga ketika sedang bercengkrama.

Mudik

Mudik adalah puncak momen di bulan Ramadan. Menjelang akhir bulan Ramadan, topik mudik akan menjadi pencarian populer dalam beberapa waktu ke depan, bahkan setelah momen Idul Fitri lewat. Namun, saat pemerintah telah memperketat aturan untuk mudik bagi masyarakat Indonesia dalam rangka meminimalkan lonjakan penyebaran virus Covid-19.

Pun begitu, bukan berarti momen ini bisa diabaikan. Akan lebih bijak bila perusahaan ikut membantu dalam menyebarkan informasi kebijakan pemerintah terkait mudik. Di samping itu, bisa juga memberikan potongan harga untuk pelanggan agar bisa mengirimkan buah tangan ke kampung halaman atau mempermudah akses pembayaran online agar pelanggan dapat membagikan THR kepada kerabatnya tanpa terkendala meski terpisah oleh jarak. 

Akhir Kata

Tahun 2021 adalah tahun kedua umat muslim di seluruh dunia merayakan Ramadan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum usai, termasuk umat muslim di Indonesia. Meski begitu, kini kita bisa belajar dari tahun sebelumnya tentang cara menjalani kebiasaan baru di bulan Ramadan ini. Segala keterbatasaan untuk berinteraksi ternyata masih bisa diatasi dan ditolong lewat kecanggihan teknologi yang tersedia.

Contohnya ketika ingin menjalin silaturahmi tapi terpisah dengan jarak, kita bisa memanfaatkan aplikasi chatting multifungsi seperti Hi App untuk sekedar memberikan kabar. Hi App adalah aplikasi komunikasi sosial multifungsi buatan Indonesia untuk memfasilitasi gaya hidup digital kamu yang dinamis. Dengan menggunakan Hi App, kamu bisa menjalin silaturahmi di bulan suci Ramadan lewat pesan teks, video, maupun gambar.

Baca juga: Aplikasi Terjemahan yang Bisa Kamu Pakai Chatting

Kamu juga tidak perlu khawatir salah mengirim undangan berbuka puasa online bersama karena grup chat dan personal chat kamu terpisah di Hi App. Kalau kamu punya teman dari luar negeri, Hi App juga bisa membantu kamu dalam menerjemahkan pesan teks yang dikirim. Jadi, tidak perlu khawatir ada kendala komunikasi. Dengan menggunakan Hi App yang kamu unduh melalui Play Store untuk Android atau Apps Store untuk iOS, kamu tidak akan ketinggalan momen-momen kebersamaan di bulan suci Ramadan ini.

Jika dilihat dari sisi bisnis, momen-momen di bulan suci Ramadan sebelum Covid-19 menyebar luas seperti sekarang sebenarnya masih ada. Hanya saja, perlu pendekatan berbeda untuk menghadapinya. Jadi, penting bagi pemasar untuk merancang strategi yang baik agar tidak kehilangan momentum selama Ramadan, baik itu sebelum atau sesudah bulan Ramadan.

Penulis: Adjie Priambada

Sumber GambarPhoto by Keira Burton from Pexels

Share :

Hi App

Hi App