Siapkan Jagoan AI, Samsung Innovation Campus Batch 5 Siap Digelar!

Novrizal Rizaldi . January 03, 2024

Samsung Innovation Campus batch 5

Teknologi.id - Samsung mengumumkan akan kembali menggelar Samsung Innovation Campus untuk kali kelima. Khusus untuk tahun ini, Samsung akan memperluas sasaran peserta ke mahasiswa dan pelatihan baru mengenai AI.

Dengan adanya program ini Samsung berharap program ini bisa mencetak lebih banyak lagi talenta digital yang unggul, sekaligus memenuhi kebutuhan untuk mendukung transformasi dan ekonomi digital di Indonesia. 

Lalu seperti apa SAC Batch 5 ini?

Baca Juga: Ikuti Tren Teknologi, Samsung Bakal Rilis Handphone Baru dengan Fitur Galaxy AI

Samsung Innovation 

Samsung innovation Campus merupakan program pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) global bagi para kaum muda. Samsung Innovation Campus ini bertujuan untuk mengembangkan bakat para kaum muda dengan keterampilan dalam pemecahan masalah, memberikan keterampilan inti yang dibutuhkan mereka untuk berkembang di masa depan. 

Samsung Innovation Campus juga menyediakan ICT bagi para kaum muda yang ingin mendapatkan pekerjaan di dunia teknologi yang terus berkembang saat ini. Sehingga bagi kamu para mahasiswa & siswa sma ataupun kaum muda yang ingin mengembangkan bakat teknis tentang teknologi ICT bisa bergabung dengan program ini. 

Selain itu Samsung Innovation Campus juga berupaya untuk menyediakan lebih banyak akses pendidikan bagi kaum muda yang kurang mampu. Samsung mempunyai rencana untuk membangun platform pendidikan online demi membantu lebih banyak kaum muda dengan beragam peluang pendidikan dan bentuk pelatihan, membantu mereka memanfaatkan bakat dan kemampuan yang unik dengan pendidikan. 

Samsung Innovation Campus juga mendidik kaum muda untuk membekali mereka dengan "soft skill" dan keterampilan teknis, sehingga mereka tidak hanya menangani tugas khusus yang diberikan, namun juga bisa berkembang menjadi tenaga profesional yang berpengetahuan luas. 

Sebagai informasi tambahan, Samsung Innovation Campus mendefinisikan teknologi inti dalam revolusi industri ke 4 sebagai AI, loT, Big Data, Teknologi Awan, Platform Mobile dan mengajarkan siswa dan mahasiswa "kurikulum inti umum" yang memungkinkan mereka untuk memiliki pengetahuan fundamental mengenai teknologi tersebut. Selain itu program ini juga menawarkan kurikulum "Coding & Pemograman" untuk negara-negara yang membutuhkan dukungan pendidikan teknis. 

Samsung Innovation Campus Batch 5 Siap Digelar

Ennita Pramono selaku Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, mengunkapkan bahwa SIC memperluas target peserta pada mahasiswa dari berbagai jurusan dan menambahkan pembelajaran AI dengan harapan program ini dapat berkontribusi dalam menyumbangkan kebutuhan industri dan menciptakan inovasi untuk menyelesaikan masalah sosial yang ada. 

SIC Batch 5 ini juga mengusung tema "A Journey Towards Sustainable Future" dengan topik khusus yaitu Social Issues & Wealth Inequality dan Environment & Renewable Energy. Dengan adanya program ini, para peserta akan dibekali dengan keahlian teknologi terkini, seperti coding & programming, Internet of Things dan tidak lupa juga teknologi AI. 

Setelah pelatihan, para peserta juga akan diarahkan untuk merancang inovasi dan menyiapkan purwarupa produk teknologi sebagai solusi masalah dari tiga topik yang sebelumnya disebutkan. Selain itu Ennita juga mengatakan bahwa kebutuhan akan talenta digital yang memiliki keterampilan abad 21 sangat tinggi dan banyak peluang di bidang tersebut. Dari yang ada saat ini, Indonesia disebut masih membutuhkan lebih banyak talent untuk mengakselerasi transfomrasi digital dan mendorong ekonomi digital. 

Jika tidak disiapkan sejak dini, Indonesia diprediksi akan kekurangan 47 juta talenta digital pada tahun 2030. Di sisi lain, data yang didaptkan dari Kementrian Kominfo menyebut bahwa 60 persen guru di Indonesia masih terbatas untuk keterampilan ICT-nya, sehingga proses pengajaran dan pengelanan ke generasi tidak optimal. 

Dengan adanya kondisi ini disebut bisa berdampak pada target pemerintah untuk menghasilkan 9 juta talenta digital sejak 2015 hingga 2030, atau sekitar 600 ribu orang setiap tahun. Sejak digelar mulai dari 2019, SIC ini telah diikuti oleh 5.919 siwa dan 642 guru dari 341 SMK maupun MA diseluruh dunia. SIC Batch 5 ini akan dimulai pada bulan Desember 2023 hingga Juli 2024. 

Baca Juga: Samsung Perkenalkan Generative AI Besutannya, Namanya Samsung Gauss

Perlu diketahui, pelatihan coding & programming di dalam SIC ini akan berlangsung selama 140 jam dengan materi berupa Phyton Programming & Libraries, Probability & Statistic, Machine Learning dan Deep Learning, Scratch, Rurple, C Programming, Arduino, dan Algoritm Problem Solving Basic. Menariknya lagi, SIC juga menggelar IoT Course dengan materi IoT device, Platform & Data Analysis, Linux & C&Java, Networks & Protocols, Node.js & Sensor Control, dan Phyton Programming, dengan total 100 jam pelatihan.

Hebatnya lagi SIC Bathc 5  ada AI Course dengan total 100 jam yang meliputi machine learning dan data learning. SIC Batch 5 akan memasuki fase Pre-Learning pada Desember 2023, terdiri dari campaign, sosialisasi, registrasi, logic test, dan assessment.

Diharapkan, dari keseluruhan pendaftar ada 2.000 peserta baik dari SMA dan setara, serta universitas yang lolos proses logic test. Selanjutnya, mereka akan mengikuti pelatihan Coding & Programming

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(nr)

Share :