Microsoft Latih ChatGPT untuk Kendalikan Robot

Teknologi.id . February 24, 2023


Foto: Microsoft 


Teknologi.id - Bayangkan suatu skenario di mana kamu dapat berkomunikasi langsung dengan robot, sehingga mereka dapat menyelesaikan berbagai tugas untukmu. Untuk mencapai hal ini, Microsoft telah merencanakan kerja sama dengan OpenAI untuk mengembangkan kemampuan ChatGPT dalam mengendalikan robot.

Raksasa perangkat lunak tersebut telah menggunakan chatbot dan "mengendalikan berbagai platform seperti lengan robot, drone, dan asisten rumah secara intuitif dengan bahasa," tulis perusahaan dalam sebuah postingan blog.

Robot masih sangat bergantung pada kode-kode tertulis untuk menjalankan tugas mereka, sementara manusia lebih memilih bahasa lisan sebagai cara komunikasi yang paling intuitif. Microsoft berupaya untuk mengubah kenyataan ini dan membuat interaksi antara manusia dan robot yang alami menjadi mungkin dengan menggunakan model bahasa AI baru dari OpenAI, ChatGPT.

Baca juga: Gak Cuma Bisa "Joki" Tugas Sekolah, Kamu Bisa Pakai ChatGPT untuk Hal Ini Juga!

Bagaimana ChatGPT dapat membantu dalam hal ini? Tim berencana memanfaatkan kemampuan platform ini untuk mengembangkan tanggapan yang koheren dan tata bahasa yang benar terhadap berbagai tanda dan pertanyaan, dan melihat apakah ChatGPT dapat berpikir di luar teks dan berpikir tentang dunia fisik untuk membantu tugas-tugas robotik.

"Kami ingin membantu orang berinteraksi dengan robot lebih mudah, tanpa perlu belajar bahasa pemrograman yang kompleks atau detail tentang sistem robotik." kata Microsoft.

Hambatan utama bagi model bahasa berbasis AI adalah untuk menyelesaikan masalah dengan mempertimbangkan hukum fisika, konteks lingkungan operasional, dan bagaimana tindakan fisik robot dapat mengubah keadaan dunia. Meskipun ChatGPT dapat melakukan banyak hal sendirian, ia masih membutuhkan sedikit bantuan.

Microsoft telah merilis serangkaian prinsip desain, termasuk struktur prompting yang unik, API tingkat tinggi, dan umpan balik manusia melalui teks. Model-model ini dapat digunakan untuk memandu model bahasa dalam menyelesaikan tugas-tugas robotik.


Foto: Microsoft


Perusahaan tersebut juga memperkenalkan PromptCraft, sebuah platform open-source di mana siapa saja dapat membagikan contoh strategi prompting untuk berbagai kategori robot.

Robotika dengan ChatGPT : Prinsip Desain


Foto: Microsoft


Dengan menggunakan prinsip-prinsip desain ini, para peneliti dapat mengoptimalkan dan memanfaatkan pengetahuan ChatGPT untuk mengendalikan berbagai faktor bentuk robot untuk tugas-tugas yang berbeda. Tim dapat menggunakan model bahasa untuk memecahkan "teka-teki robot, bersama dengan implementasi robot yang kompleks di bidang manipulasi, navigasi, dan penerbangan."

Berbagai Contoh di mana Model Tersebut Berhasil

Tim berhasil menggunakan sistem untuk memungkinkan ChatGPT mengendalikan sebuah drone. Menurut Microsoft, ChatGPT mengajukan pertanyaan tindak lanjut saat perintah tidak jelas dan menulis struktur kode yang kompleks untuk drone seperti pola zig-zag untuk memeriksa rak secara visual. Bahkan ia berhasil mempelajari cara mengambil foto selfie.

Model tersebut juga melakukan latihan inspeksi industri simulasi dengan simulator Microsoft AirSim. Model ini mampu memilah niat pengguna secara efektif dan petunjuk geometris untuk mengontrol drone dengan akurasi yang tinggi.

Model ini menunjukkan kemampuan untuk menghubungkan domain teks dan fisik ketika diberi tugas untuk membuat logo Microsoft dari balok kayu.

ChatGPT juga dapat menulis algoritma untuk sebuah drone mencapai tujuan tanpa menabrak rintangan.

Baca juga: Ekstensi ini Pakai ChatGPT untuk Tingkatkan Keterampilan Google Sheet

Namun, Microsoft juga mengingatkan pengguna akan pentingnya melakukan analisis menyeluruh sebelum mengaplikasikan praktik semacam ini dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami mendorong pengguna untuk memanfaatkan kekuatan simulasi untuk mengevaluasi algoritma-algoritma tersebut sebelum diimplementasikan pada dunia nyata dan selalu mengambil tindakan pencegahan keselamatan yang diperlukan." tulis Microsoft.

(dwk)

Share :