Artificial Intelligence Berhasil Mendeteksi Sel Kanker 4 Tahun Sebelum Berkembang

Vanka Fedia Syaifullah . April 09, 2023

Teknologi.id – Kecerdasan uatan atau Artificial Intelligence tengah marak diperbincangkan di tengah kalangan masyarakat. Pasalnya, kemajuan di bidang teknologi tersebut banyak sekali membawa manfaat yang positif bagi manusia.

Salah satu kehebatan yang bisa dilakukan Artificial Intelligence adalah membantu para dokter untuk mendiagnosis penyakit yang menghambat obilitas seseorang.

Contohnya Artificial Intelligence dapat berfungsi sebagai teknologi screening kanker, mendeteksi apakah terdapat sel kanker pada tubuh jauh sebelum kanker tumbuh dan berkembang dengan berbahaya pada tubuh.

Baca Juga: Soulgen.ai : Generator yang Bisa Membuat Anime dari Tulisan

Artificial Intelligence yang dimaksud berhasil digunakan dengan baik di Hungaria. Nampaknya negara lain seperti Amerika, Inggris Raya, dan seluruh Eropa sedang mempertimbangkan lebih jauh mengenai uji coba alat tersebut. Walaupun terdapat beberapa halangan yang harus diatasi, teknologi tersebut bisa menjadi penyelamat hidup untuk umat manusia.

Kini Artificial Intelligence berperan sebagai teknologi yang menyempurnakan proses serta membantu mengidentifikasi ketidaknormalan maupun potensi masalah kesehatan.

Artificial Intelligence pun mampu untuk memindai mammogram dan mengidentifikasi area yang mungkin ingin dilihat lebih mendetail lagi oleh ahli radiologi. Ini disebut diagnosa dengan bantuan teknologi komputer.

Meskipun teknologi Artificial Intelligence berhasil membuat beberapa kemajuan di bidang medis, AI hanya berfungsi sebagai alat bantu manusia dalam menentukan keputusan. Artificial Intelligence tidak dapat menggantikan peran dari profesional medis yang sesungguhnya.

Baca Juga: Artificial Intelligence Battle Royale: OpenAI vs Stability AI

Dikutip dari New York Times, penggunaan Artificial Intelligence pada skrining kanker payudara sudah membantu dalam mengurangi beban bekerja ahli radiologi hingga 30%. Artificial Intelligence juga mampu meningkatkan tingkat keakuratan deteksi sel kanker hingga 13%. Merupakan sebuah pencapaian terbesar dalam bidang medis demi kesejahteraan umat manusia.

Artificial Intelligence pun telah banyak digunakan pada beberapa kasus yang sulit dipecahkan. Bahkan saat ahli radiologi gagal mendeteksi adanya tanda kemunculan awal kanker pada payudara, Artificial Intelligence mampu mengidentifikasi kanker tersebut.

Pada kasus sebelumnya pun saat Artificial Intelligence digunakan untuk mendeteksi kanker pada paru-paru dengan teknologinya juga berhasil dengan sangat sukses.

(vfs)

Share :