
Foto: interactive Qris
Teknologi.id - Bank Indonesia mencatat jumlah merchant QRIS telah mencapai 39,3 juta hingga Juni 2025, dengan pengguna mencapai 57 juta. Angka ini sudah mendekati 95 persen dari target 60 juta pengguna pada 2026. Pertumbuhan pesat ini sejalan dengan perilaku generasi muda yang aktif dan memiliki mobilitas tinggi. QRIS hadir sebagai jawaban atas kebutuhan transaksi cepat, aman, dan efisien.
Mengapa QRIS Jadi Pilihan Utama?
QRIS hadir sebagai solusi pembayaran digital yang menjawab kebutuhan masyarakat modern. Transaksi yang sebelumnya bergantung pada uang tunai kini dapat dilakukan dengan lebih cepat dan praktis. Pelanggan tidak lagi harus menunggu uang kembalian atau antre panjang di kasir. Semua proses berlangsung dalam hitungan detik, cukup dengan memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran digital.
Bagi pelaku usaha, QRIS bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memberikan transparansi dalam pencatatan keuangan. Setiap transaksi tercatat secara otomatis, sehingga meminimalkan risiko kesalahan manual. Hal ini menjadikan QRIS sebagai pilihan utama bagi usaha yang ingin meningkatkan efisiensi sekaligus membangun citra modern di mata konsumen.
Baca juga: Begini Caranya Dapatkan Uang Baru Gunakan Aplikasi PINTAR!
Langkah Pertama - Memilih PJP QRIS
Untuk dapat menggunakan QRIS, pelaku usaha perlu bekerja sama dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yang berizin resmi dari Bank Indonesia. PJP berperan sebagai mitra yang akan memfasilitasi proses pendaftaran dan penerbitan QRIS. Daftar PJP resmi dapat diakses melalui situs Bank Indonesia. Pemilihan PJP menjadi langkah penting karena setiap penyedia memiliki kebijakan biaya, persyaratan, dan layanan tambahan yang berbeda. Dengan memilih PJP yang tepat, pelaku usaha dapat memastikan proses berjalan lancar sekaligus mendapatkan dukungan teknis yang memadai.
Proses Pendaftaran yang Mudah
Setelah menentukan PJP, pelaku usaha dapat melakukan pendaftaran dengan dua cara, yaitu datang langsung ke kantor PJP atau mendaftar secara online melalui situs web resmi. Proses ini relatif sederhana dan tidak memerlukan waktu lama. Dokumen yang dibutuhkan biasanya meliputi identitas pemilik usaha, legalitas usaha, serta informasi rekening bank. Setelah dokumen diverifikasi, PJP akan menerbitkan Merchant ID dan kode QRIS khusus untuk usaha tersebut. Kode QRIS ini dapat langsung digunakan dan ditampilkan di area pembayaran, sehingga pelanggan dapat melakukan transaksi dengan mudah.
QRIS Merchant Siap Digunakan
Setelah verifikasi selesai, QRIS Merchant dapat langsung digunakan. Kode QRIS dapat ditampilkan di kasir atau area pembayaran, sehingga pelanggan dapat melakukan transaksi dengan mudah menggunakan aplikasi pembayaran digital.
Keunggulan QRIS bagi Usaha
Selain kecepatan dan transparansi, QRIS juga memberikan keuntungan tambahan bagi pelaku usaha. Dengan QRIS, usaha kecil dan menengah dapat bersaing dengan bisnis besar karena memiliki akses ke sistem pembayaran digital yang sama. QRIS juga mendukung inklusi keuangan, memungkinkan usaha di daerah terpencil untuk tetap terhubung dengan ekosistem digital nasional.
Biaya dan Persyaratan yang Perlu Diperhatikan
Setiap PJP memiliki kebijakan biaya dan persyaratan yang berbeda. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memastikan informasi detail sebelum mendaftar. Transparansi biaya menjadi salah satu keunggulan QRIS karena pelaku usaha dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnisnya.
QRIS dan Dampak Ekonomi Digital
Pertumbuhan QRIS berkontribusi pada pertumbuhan keuangan di Indonesia. Dengan semakin banyaknya merchant yang menggunakan QRIS, masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi digital. Hal ini mendorong perputaran ekonomi yang lebih efisien dan memperkuat ekosistem pembayaran nasional.
QRIS sebagai Solusi Masa Depan
QRIS bukan sekadar tren, melainkan standar baru dalam sistem pembayaran. Dengan target pengguna yang terus meningkat, QRIS diproyeksikan menjadi tulang punggung transaksi digital di Indonesia. Bagi pelaku usaha, bergabung dengan QRIS berarti membuka peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen yang semakin digital-savvy.
Integrasi QRIS dengan Ekosistem Digital
QRIS tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem digital yang lebih luas. Integrasi dengan aplikasi e-wallet, perbankan digital, dan platform e-commerce membuat QRIS semakin relevan. Pelaku usaha yang memanfaatkan QRIS dapat menghubungkan sistem pembayaran dengan pencatatan keuangan digital, sehingga manajemen bisnis lebih efisien. Kehadiran QRIS juga mendukung program pemerintah dalam memperluas digitalisasi ekonomi nasional.
Baca juga: Mulai April 2026, QRIS Resmi Bisa Dipakai di Korea Selatan
Tantangan dan Peluang Adopsi QRIS
Meski pertumbuhan QRIS pesat, masih ada tantangan yang perlu diatasi. Sebagian pelaku usaha kecil di daerah belum sepenuhnya memahami cara penggunaan QRIS. Edukasi dan sosialisasi menjadi kunci agar adopsi QRIS merata di seluruh lapisan masyarakat. Di sisi lain, peluang besar terbuka bagi usaha yang cepat beradaptasi. Dengan QRIS, usaha kecil dapat menjangkau konsumen yang terbiasa dengan pembayaran digital, sehingga memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Membuat QRIS untuk usaha adalah langkah sederhana yang membawa dampak besar. Selain memudahkan transaksi, QRIS meningkatkan efisiensi, keamanan, dan citra usaha. Dengan pertumbuhan pengguna yang pesat, QRIS menjadi bagian penting dari transformasi ekonomi digital Indonesia. Pelaku usaha yang segera beradaptasi akan lebih siap menghadapi masa depan transaksi tanpa tunai.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News
(dim/sa)