AI Generatif Jadi Salah Satu Tools Kebutuhan Kerja di Tahun 2024

Novrizal Rizaldi . December 19, 2023

Teknologi.id -  AI telah menjadi salah satu topik yang selalu dibahas di sepanjang tahun 2023, inovasi yang diciptakan oleh AI telah banyak membantu manusia di bidang sains, kesehatan & medis, teknologi informasi dan masih banyak lagi. 

Salah satu kecerdasan buatan generatif (AI generatif) adalah salah satu tipe yang dapat membuat konten, ide baru, cerita, gambar, video dan musik menjadi salah satu AI yang banyak diperbincangkan. AI generatif ini mencoba meniru kecerdasaan manusia dalam tugas komputasi, seperti contohnya pengenalan gambar, pemrosesan bahasa alami (NLP), dan terjemahan. Sehingga AI generatif ini dapat memecahkan sebuah masalah. Tidak menutup kemungkinan jika Artificial Intelligence generatif (AI generatif) ini menjadi salah satu alat yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan kerja pada masa mendatang.

Baca Juga: AI Ciptakan Lapangan Kerja Baru Prompt Engineer: Bagaimana Peluang Karirnya

Aspek Penting di Masa Mendatang

Menurut laporan dari Udemy, ada tiga aspek penting yang dibutuhkan dalam menyiapkan tenaga kerja dimasa depan, ketiganya ini adalah keterampilan, AI generatif serta pengembangan kepemimpinan. 

Semua aspek ini menjadi yang paling dibutuhkan untuk meminimalisasi kesenjangan keterampilan, menyusul perkembangan teknologi yang kian canggih yang salah satunya di dorong oleh kecanggihan kecerdasan buatan (AI). 

Data yang ditunjukan oleh Udemy menunjukan bahwa organisasi sedang melakukan investasi yang substansial untuk meningkatkan kemampuan karyawan dalam bidang AI generatif guna meningkatkan produktivitas, memperkuat keterampilan teknis, dan mengembangkan kepemimpinan yang lebih tangguh. 

AI Generatif

Menurut para ahli, AI generatif bisa menggantikan hingga 23 juta pekerjaan di Indonesia pada tahun 2030. Oleh karena itu, banyak perusahaan saat ini berupaya melatih karyawan menggunakan AI generatif dengan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam rutinitas kerja sehari-hari. 

Data Udemy juga menunjukan bahwa terjadi peningkatkan pelatihan terkait AI sampai dengan 60 persen dalam setahun terakhir. Peserta kursus di ChatGPT juga ikut naik 4.419 persen pada kuartal I-2023. 

Keterampilan

Saat ini beberapa keahlian yang sebelumnya dianggap penting sudah tidak begitu relevan, sebab setiap pekerjaan saat ini mengharuskan keterampilan yang lebih banyak lagi. Tentunya dengan adanya kondisi ini membuat perusahaan menekankan pengembangan dan validasi skill, ketimbang hanya bergantung pada gelar ataupun pengalaman kerja. 

Alhasil, perusahaan banyak melakukan investasi pada pelatihan dan pengembangan bagi karyawan. Hal ini bisa dilihat dari data Udemy yang menunjukan bahwa ada sekitar 10 juta pembelajaran baru dengan lebih dari 134 juta kursus yang dipelajari dalam 12 bulan terakhir. 

Udemy juga merangkum 10 skill yang tengah naik daun dan perlu dikuasai dan dipersiapkan oleh orang-orang untuk tahun 2024. Berikut rinciannya: 

  1. ChatGPT dari Open AI 
  2. Enviromental, Social and Governance/ESG 
  3. Sertifikasi Google Professional Cloud DevOps Engineer
  4. Ekonomi perliaku (Behavioral Economics) 
  5. Strategi Periklanan 
  6. Persiapan ujian sertifikasi dan perangkat lunak 
  7. Microsoft Azure Synapse Analytics
  8. Autodesk 3ds Max 
  9. DevSecOps
  10. Desain Perangkat Lunak 

Baca Juga: Samsung Perkenalkan Generative AI Besutannya, Namanya Samsung Gauss

Pengembangan Kepemimpinan

Aspek pengembangan kepemimpinan juga menjadi salah satu aspek yang penting. Aspek ini menjadi salah satu yang penting karena pekerja saat ini dinilai mengalami tekanan besar akibat perubahan seperti bekerja secara hybrid, kemunculan AI generatif, hingga kesenjangan keterampilan yang kian besar. 

selain keterampilan dan AI generatif, penting bagi sebuah perusahaan untuk berinvestasi dalam hal pengembangan kepemimpinan, guna menghindari risiko transformasi digital di organisasi mereka. 

Data Udemy menunjukan adanya peningkatakan investasi dalam topik pengembangan kepemimpinan, seperti komunikasi, dasar-dasar manajemen, kecerdasan emosional dan transfomasi digital. Khususnya untuk kursus coaching, mengalami lonjakan sebesar 177 persen dari tahun ke tahun, di antara para manajer dan tim kepemimpinan. 

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(nr)

Share :