Twitter Larang Sebarkan Foto Tanpa Izin Pemilik

Muhammad Iqbal Mawardi . December 01, 2021


Foto: Unsplash

Teknologi.id – Twitter kini melarang penggunanya untuk membagikan gambar atau video orang lain tanpa seizin mereka. Hal ini menandakan pengguna dapat meminta foto mereka dihapus dari Twitter jika tidak berkenan.

Aturan itu berjalan jika mereka tidak menyetujui gambar atau video mereka dibagikan. Namun, ini tidak berlaku bagi tokoh publik. Mereka tidak akan dapat menghapus gambar, kecuali jika mereka dilecehkan, dan kasus-kasus di mana gambar dan tweet adalah untuk kepentingan umum atau menambah nilai wacana umum.

“Merasa aman di Twitter berbeda untuk setiap orang, dan tim kami terus bekerja untuk memahami dan memenuhi kebutuhan ini,” ungkap Twitter.

Baca juga: Jack Dorsey Mengundurkan Diri dari CEO Twitter, ini Alasannya

Ini adalah kebijakan baru setelah ditunjuknya Chief Executive Officer (CEO) Twitter, Parag Agrawal, yang akan menggantikan Jack Dorsey. Menurut pihak Twitter aturan baru ini merupakan kelanjutan dari aturan perusahaan yang ada tentang informasi pribadi.

Ini adalah hal yang sangat berbeda dari kebijakannya tentang perilaku kasar, di mana pengguna hanya dapat meminta untuk menghapus gambar yang digunakan sebagai pelecehan atau intimidasi dari orang lain.

Twitter terus terang terkait adanya kasus di mana gambar mungkin dibagikan saat seseorang terlibat dalam situasi krisis, seperti setelah peristiwa kekerasan, atau sebagai bagian dari peristiwa yang layak diberitakan karena nilai kepentingan publik, dan ini mungkin lebih besar daripada risiko keselamatan para penggunanya.

Aturan ini akan menilai konteks gambar dan mungkin dapat memutuskan bahwa itu harus tetap ada. Kemungkinan termasuk gambar yang sudah tersedia untuk umum, yang sedang diliput oleh situs berita, atau jika gambar tertentu dan teks tweet yang menyertainya menambah nilai pada wacana publik, dibagikan untuk kepentingan publik, atau relevan dengan sebuah grup.

"Kami tahu pekerjaan kami tidak akan pernah selesai, dan kami akan terus berinvestasi dalam membuat produk dan kebijakan kami lebih kuat dan transparan untuk terus mendapatkan kepercayaan dari orang-orang yang menggunakan layanan kami," ucap pihak Twitter.

(MIM)

Share :