.png)
Foto : ChatGPT
Teknologi.id - Maraknya panggilan telepon dari nomor tak dikenal kini bukan lagi sekadar gangguan kecil. Di balik dering singkat itu, sering kali tersembunyi modus penipuan yang bisa berujung pada pencurian data pribadi hingga pengurasan saldo rekening. Kondisi ini membuat teleponspam berubah menjadi ancaman nyata, terutama bagi kelompok lansia yang belum terbiasa mengenali ciri-ciri penipuan digital.
Orang tua kerap menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan. Nada bicara yang meyakinkan, mengaku sebagai petugas bank, kurir, atau instansi resmi, sering membuat korban lengah. Padahal, satu kali saja telepon tersebut diangkat dan percakapan berlanjut, risikonya bisa sangat besar.
Kabar baiknya, teknologi kini menawarkan solusi praktis. Berbagai aplikasi anti spam hadir untuk membantu menyaring dan memblokir panggilan mencurigakan secara otomatis. Berikut lima aplikasi anti spam andalan yang layak dipasang di HP orang tua agar lebih aman dari incaran penipu.
Baca juga: Rekomendasi 5 Aplikasi Perekam Suara iPhone Terbaik 2026
1. Robokiller: Spam Call Blocker

Foto : Robokiller
Robokiller hadir dengan pendekatan yang unik dan cukup efektif. Alih-alih hanya memblokir, aplikasi ini bisa “menjebak” penipu dengan menjawab panggilan menggunakan suara robot otomatis yang terdengar seperti manusia sungguhan. Metode ini membuat penipu mengira panggilannya berhasil, padahal tidak pernah tersambung ke pengguna. Lama-kelamaan, nomor tersebut akan berhenti menghubungi. Cara ini dinilai ampuh untuk melindungi orang tua dari panggilan berulang yang mengganggu.
2. Truecaller
Foto : Google Play
Truecaller menjadi salah satu aplikasi anti spam paling populer di dunia. Aplikasi ini memiliki database nomor telepon yang sangat besar, dikumpulkan dari laporan jutaan pengguna aktif setiap harinya. Berkat itu, data nomor penipuan selalu diperbarui secara berkala. Fitur unggulan Truecaller meliputi identifikasi otomatis penelepon tak dikenal, peringatan spam sebelum telepon diangkat, serta pemblokiran otomatis terhadap telemarketer dan robocall. Antarmukanya juga relatif sederhana, sehingga mudah digunakan oleh orang tua.
3. Hiya: Caller ID & Spam Blocker
Hiya dikenal dengan algoritmanya yang canggih dalam menganalisis miliaran panggilan setiap bulan. Aplikasi ini mampu mengenali pola panggilan penipuan dan menghentikannya bahkan sebelum ponsel sempat berdering. Selain memberikan peringatan penipuan secara real-time, Hiya juga menyediakan fitur pencarian nomor telepon terbalik atau reverse lookup. Fitur ini memudahkan pengguna mengetahui identitas penelepon yang mencurigakan, sehingga orang tua tidak perlu menebak-nebak siapa yang menghubungi.
4. Whoscall
Foto : Google Play
Whoscall cocok digunakan pada ponsel orang tua yang tidak selalu terhubung ke internet. Aplikasi ini memiliki database offline yang bisa diunduh, sehingga tetap mampu mengenali identitas penelepon meski tanpa koneksi data. Selain itu, Whoscall menyediakan pengaturan daftar pemblokiran yang fleksibel sesuai kebutuhan pengguna. Nomor asing atau mencurigakan dapat langsung dicegah masuk, sehingga risiko penipuan bisa ditekan sejak awal.
Baca juga: Jangan Asal Klik! Izin Aplikasi Ini Bisa Bikin Nomor HP Bocor Tanpa Disadari
5. Google Phone (Aplikasi Telepon Google)
Foto : Google Play
Untuk sebagian ponsel Android, terutama lini Pixel dan beberapa perangkat Android One, fitur penyaring panggilan sebenarnya sudah tersedia tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Google Phone dibekali sistem deteksi otomatis yang mampu mengenali panggilan mencurigakan sejak awal. Saat terdeteksi sebagai spam, panggilan tersebut tidak langsung masuk ke pengguna, melainkan dialihkan secara senyap sehingga tidak mengganggu aktivitas. Karena terintegrasi langsung dengan sistem, fitur ini tergolong ringan, stabil, dan cocok digunakan oleh orang tua yang menginginkan perlindungan tanpa pengaturan rumit.
Lindungi Orang Tua dengan Langkah Sederhana
Maraknya penipuan lewat telepon menuntut langkah pencegahan yang lebih serius, terutama bagi orang tua yang rentan menjadi sasaran. Mengandalkan kewaspadaan saja sering kali tidak cukup, karena pelaku penipuan terus mengubah cara dan pendekatan mereka. Dengan memasang aplikasi anti spam yang tepat, panggilan mencurigakan bisa disaring sejak awal sebelum sempat menimbulkan kerugian.
Perlindungan ini akan semakin efektif jika dibarengi dengan edukasi sederhana, seperti tidak memberikan data pribadi dan tidak mudah percaya pada penelepon yang mengaku dari pihak tertentu. Langkah kecil ini bisa menjadi tameng penting untuk menjaga keamanan orang tua dari ancaman penipuan telepon yang semakin marak.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(ir/sa)