Sipindo, Mudahkan Petani untuk Akses Informasi Pertanian

Related image

Perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (Ewindo) atau dikenal dengan “Cap Panah Merah” menggandeng lembaga nirlaba Promoting Rural Income through Support for Markets in Agriculture (PRISMA), meluncurkan aplikasi Sipindo (Sistem Aplikasi Petani Indonesia) untuk medukung kemajuan sektor pertanian di Indonesia.

Sipindo merupakan aplikasi yang digagas oleh perusahaan benih sayur, Ewindo bekerja sama dengan Prisma, sebuah lembaga nirlaba untuk pemasaran agriculture. Menurut Kepala Manager Ewindo, Glenn Pardede, Sipindo diharapkan dapat membantu para petani di seluruh nusantara untuk saling berkomunikasi satu sama lain.

Para petani di Indonesia memiliki berbagai jenis masalah yang kerap mengganggu produktivitas pertanian dan usaha. Selain kendala cuaca, iklim dan hama penyakit, ada juga petani yang sulit menjangkau pasar atau pemasaran produk hasil pertanian. Hal ini dikarenakan masih ada beberapa daerah yang menjadikan para tengkulak sebagai salah satu bagian dalam mata rantai pemasaran.

Ditambah lagi, para petani juga kurang pengetahuan tentang diversifikasi tanaman. Sehingga terjadi panen raya untuk satu komoditas yang sama dalam satu periode panen. Alhasil, harga komoditi tersebut terjun bebas yang membuat para petani merugi.

Dengan kehadiran aplikasi Sipindo inilah diharapkan para petani di seluruh nusantara dapat saling berkomunikasi untuk mengetahui tren pasar apa yang sedang diincar oleh konsumen produk pertanian. Selain itu, ada juga beberapa pakar pertanian yang siap membantu untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi pertanyaan para petani atau pengguna aplikasi Sipindo.

Untuk menarik para pengguna mengakses Sipindo, terdapat beberapa fitur yang disajikan secara realtime dan akurat. Di antaranya:

+ Harga dan tren permintaan komoditas di pasaran
+ Tata cara dan penanganan hama penyakit
+ Pola dan musim tanam
+ Perkiraan waktu panen dan jumlah produksi
+ Estimasi iklim dan cuaca
+ Forum jual beli hasil panen,
+ Tingkat kesuburan tanah, dll

Dalam praktiknya, Sipindo akan terus dikembangkan dan merangkul berbagai kalangan. Mulai dari pihak swasta, lembaga nirlaba asing hingga pemerintah yang memiliki kesamaan visi dan misi khususnya di bidang pertanian dan sektor hortikultura. Sementara sejauh ini Sipindo telah menggaet sekitar 1.000 petani sebagai pengguna. Sedangkan, dalam perkembangannya ditargetkan pengguna dapat meningkat hingga 10x lipat dalam 3 tahun.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *