Perusahaan Angel Investor, Black Wolves Capital Menjadi Solusi Dana untuk Startup

Adnan Algifari . May 22, 2023

Foto: LinkedIn/ Black Wolves Capital

Teknologi.id - Di era serba digital sekarang, perkembangan teknologi semakin maju dan berkembang pesat. Kebutuhan teknologi telah menggurita ke berbagai sektor bidang pekerjaan untuk mengefisienkan hasil produksi dari manusia.

Maka, startup-startup atau perusahaan rintisan di bidang teknologi tumbuh menjamur di berbagai belahan dunia. Melihat fenomena demikian, adalah kabar baik karena pergerakan ekonomi otomatis akan semakin bergerak naik.

Namun, salah satu masalah terbesar untuk entrepeneur pemula adalah terhambat oleh masalah modal, yang mana ide untuk produk digital sudah ada, tetapi tidak bisa diaplikasikan karena tidak adanya dana untuk mewujudkan produknya.

Angle investor bisa menjadi salah satu solusi yang digunakan untuk melihat startup berdiri dan berkembang. Black Wolves Capital adalah perusahaan angel investor yang berbasis di Indonesia, berfokus untuk membantu perusahaan tahap awal untuk tumbuh.

Tim inti Black Wolves Capital terdiri dari para profesional, pengusaha, dan pemimpin yang memiliki banyak pengalaman dalam pengembangan bisnis dan strategi pasar. Perusahaan ini bergerak dalam industri investment di bidang teknologi.

Baca juga: UniPin, Perusahaan Karya Anak Bangsa yang Mendunia

Teknologi.id berkesempatan melakukan wawancara bersama Willy Anwar sebagai Founder dari Black Wolves Capital pada Selasa (16/05/2023) melalui Google Meet.

Dikutip dari investor.id bahwa angel investor adalah individu dengan jumlah kekayaan bersih tinggi yang memberikan pendanaan kepada perusahaan rintisan, pengusaha kecil, atau startup yang menjanjikan imbalan berupa ekuitas kepemilikan atau royalti.

Willy menjelaskan perjalanan Black Wolves Capital bisa berdiri dan tujuan didirikan perusahaan angel investor tersebut.

"Jadi awalnya memang saya berdua bersama teman saya itu kita sebelumya adalah profesional teknologi juga, ketemu di bidang teknologi, lalu kita usaha sendiri, kita punya jaringan untuk website nanti, lalu kita kumpulin mereka bareng-bareng. Kita sifatnya sebagai angel investor. Sementara portofolio kita baru dua company dan antusiasme kita tuju pendidikan teknologi gitu, awalnya seperti itu sih," ungkap Willy.

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri investment pada bidang teknologi yang bersifat angel investor, maka ada beberapa alur, cara Black Wolves Capital dalam memilih mitranya.

"Jadi memang di awal itu yang kita cari itu adalah dari foundernya dulu dari tim. Apakah memang antusiasme dan kombinasinya gimana? Dari situ baru kita bergerak ke visi dan misinya dia itu atau seperti apa, lalu kita masuk ke dalam tim produknya dia, apakah benar-benar menurut pendapat kita gitu? Apakah segmen yang dia maksud itu benar-benar cocok in the market itu berdasarkan search kita, dari situ baru kita bikin step berikutnya gitu," lanjut Willy.

Black Wolves Capital sebagai perusahaan angel investor tidak membiarkan mitranya berjalan sendirian, sebagai pemberi dana investasi perusahaan yang berlokasi di Singapura dan Indonesia ini terus membimbing mitranya untuk bisa maju dan berkembang.

"Kita kan tetap ada videocall sama mereka ya atau review setiap 3 bulan atau 4 bulan gitu ya, jadi setahun itu kita minimal 3 kali melakukan komunikasi dengan mereka," lanjutnya.

Baca juga: Update! Daftar Lengkap PHK Perusahaan Teknologi Sepanjang Bulan Mei 2023

"Jadi yang kita lihat itu adalah perusahaan itu gimana dia bisa create organic group dari sisi revenue dan juga di mana dia bisa productive in the market tapi buat kita itu organic group dan juga profitability today itu very important gitu loh. Itu yang pertama, yang kedua yang kita juga adalah dari efisiensi mereka, dari timnya dia - maksudnya pintu masuknya dari sisi organisasi dia ya - apakah kegendutan atau pun cukup ataupun sebaliknya gitu, jadi kita inginnya sih operasional mereka. Terutama dari sisi tim, strukturnya itu adalah efisien. Jadi 2 itu yang kita lihat," ucap Willy.

Willy juga menjelaskan perekrutan dan kriteria startup yang bisa menjadi mitra dari perusahaan Black Wolves Capital.

"Yang penting nomor satu itu adalah counting needsnya itu seperti apa. Memang kalau counting kita merasa gitu - nah kalau saya pakai kata-kata merasa berarti kan itu chemistry ya, tanda kutip ya - kita merasa oke kayanya dia nggak bisa bawa companynya ke next journey, kita akan mundur, tapi kalau kita merasa countingnya bisa dan mimpi dia kayaknya visible dan bisa dia lakukan nah itu kita go all out," tutup Willy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(aa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar