Apa itu Phising, dan Bagaimana Cara Menghindarinya?

Related image

Teknologi.id – Phising adalah sebuah metode penipuan yang mengelabui target untuk mencuri informasi penting korban dengan maksud tertentu. Sekarang bisa jadi anda telah diretas oleh seseorang, atau terlibat dalam peretasan komputer. Rata-rata sekitar 44% pengguna internet adalah korban dari cybercrime pada tahun 2017.

Saat ini, algoritma dapat menjadi senjata yang sangat berbahaya untuk mencari sektor kelemahan pengguna internet. Hacker akan mencari titik lemah dari pengguna internet, dan kemudian akan mengeksploitasi data tersebut. Setelah itu, data akan digunakan untuk memangsa pengguna lemah lainnya tanpa dapat terdeteksi atau terlacak sama sekali.

Hacker sendiri bukanlah seorang anak kecil yang sedang bermain-main untuk kesenangan semata. Mereka adalah individu yang licik dan sering kali menyalahgunakan kelebihan yang mereka bisa untuk mengambil keuntungan dengan cara merugikan orang lain.

Tapi anda mungkin hanyalah orang biasa yang hanya mengetahui cara surfing di internet dengan menggunakan sosial media atau untuk bekerja saja. Tidak ada alasan orang lain untuk meretas anda, lagipula apa yang akan orang lain dapatkan dari orang biasa, bukan? Tidak sepenuhnya benar

Para hacker zaman sekarang tidak hanya memangsa orang kaya dan orang berpengaruh saja. Anda memiliki email, akun bank, atau nomer keamanan khusus. Dan jika anda tidak berhati-hati secara online, anda akan menjadi target dari algoritma khusus yang hacker gunakan untuk menemukan celah dari keamanan.

Dan untuk diretaspun hanya semudah melakukan klik pada email palsu, hanya dengan klik para hacker dapat langsung mengarahkan anda ke situs yang mendownload malware. Yang akan memberikan akses komputer anda kepada hacker secara penuh, tanpa dapat anda sadari samasekali.

Dari situ, mereka akan mulai mencuri informasi yang mereka inginkan. Seperti daftar client perusahaan anda, yang nantinya akan dijual di blackmarket sebagai contoh.

Hacker dengan rencana yang lebih besar, dapat menggunakan komputer anda untuk melakukan serangan yang sama ke komputer pengguna lainnya. Sehingga hacker akan memiliki banyak jaringan dari berbagai komputer korbannya, yang akan digunakan untuk melakukan penyerangan yang lebih besar lagi.

Serangan digital tersebut dapat mengakibatkan sebuah situs mengalami crash, dan akhirnya tidak bisa berfungsi. Sehingga tidak ada orang yang bisa mengakses situs tersebut, bisa berupa situs perbankan, perusahaan, atau bahkan situs kenegaraan. Dan anda secara teknis telah membantu mereka, karena anda tidak melindungi diri anda sendiri secara online.

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk menghindari Phising ini?

Berhati-hati terhadap apa yang anda klik

Link palsu sering kali memiliki kasalahan pada penulisannya, seperti “netfix.com” yang seharusnya adalah “netflix.com” namun tanpa huruf “l”. Mungkin hal seperti ini sangat sulit dibedakan jika anda membacanya secara sepintas. Namun jika anda lebih teliti dalam penulisan link yang benar. Pencegahan yang dapat dilakukan, adalah dengan membuka tab baru dan mengetik link secara manual. Sehingga anda tidak akan membuka situs mencurigakan manapun.

Menginstall Anti Virus

Dengan menginstall antivirus seperti McAfee, Kaspersky, atau Norton juga akan membuat anda tetap aman. Setidaknya antivirus akan memberikan peringatan jika ada kegiatan yang mencurigakan. Namun jika anda tidak mau membeli antivirus berbayar, anda dapat menggunakan antivirus yang gratis seperti Avast.

Gunakan yang fisik jangan digital

Yang terpenting adalah, jangan menyimpan data yang sangat sensitif di dalam komputer anda. Seperti informasi akun bank, nomor kartu kredit, dan lainnya. Para ahli cyber menyarankan, bahwa cara terbaik untuk menyimpan data adalah secara fisik. Baik itu dalam tulisan, atau berupa, dimana anda bisa menyimpan data tersebut di tempat yang anda bisa lihat dan akses setiap saat.

Tentu saja semua ini juga berlaku untuk komputer portable seperti smartphone. Internet memang tempat yang sangat luar bisa, terdapat banyak manfaat yang bisa kita dapatkan. Namun di sisi lain, kita sebagai pengguna juga harus bijak dan berhati-hati, agar tidak terjadi hal buruk yang tidak kita inginkan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *