Buku 'Broken Strings' Karya Aurelie Moeremans Angkat Isu Grooming, Ini Isinya!

Irmanon Riandina . January 13, 2026


Foto: Instagram @Aurelie 

Teknologi.id Aurelie Moeremans mencuri perhatian publik, kali ini melalui sebuah karya tulis yang bersifat personal. Aktris tersebut merilis buku berjudul 'Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth', sebuah memoar yang memuat refleksi mendalam tentang masa mudanya yang penuh luka emosional. Buku ini menjadi ruang bagi Aurelie untuk berbicara jujur tentang pengalaman pahit yang selama ini tersimpan rapat.

Broken Strings ditulis sebagai catatan kehidupan nyata. Aurelie membuka kisah hidupnya, khususnya masa remaja yang diwarnai pengalaman menjadi korban child grooming dan hubungan tidak sehat sejak usia belasan tahun. Buku tersebut resmi dirilis pada 3 Januari 2026. Tidak lama setelah peluncurannya, ia membagikan potongan isi buku melalui akun Instagram pribadinya. Unggahan tersebut langsung mendapatkan perhatian masyarakat dan memicu diskusi luas tentang isu grooming, trauma, serta hubungan yang tidak sehat.

Dalam salah satu pernyataannya, Aurelie menegaskan bahwa buku ini merupakan kisah nyata tentang dirinya. Ia menceritakan bagaimana proses grooming terjadi secara perlahan, melibatkan manipulasi dan kontrol dari sosok yang usianya jauh lebih tua, hingga membuatnya kehilangan kendali atas diri sendiri dan akhirnya bisa menyelamatkan dirinya. 

Baca juga: Indonesia Jadi yang Pertama! Komdigi Blokir Grok AI Elon Musk demi Perangi Deepfake

Potret Masa Muda yang Patah

Ia menggambarkan bagaimana pengalaman traumatis membentuk cara pandangnya terhadap diri sendiri, hubungan, dan dunia di sekitarnya. Tulisan dalam buku ini tidak berusaha mencari pembenaran atas kejadian yang terjadi, melainkan menempatkan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses memahami diri. “Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban,” jelasnya.

Kejujuran menjadi kekuatan utama buku ini. Aurelie tidak menampilkan dirinya sebagai sosok sempurna, melainkan sebagai manusia yang pernah terluka dan berjuang untuk bangkit. Pendekatan ini membuat Broken Strings terasa dekat dan relevan, terutama bagi pembaca yang pernah mengalami hal yang sama. Lebih dari sekadar kisah pribadi, buku ini juga berfungsi sebagai suara bagi mereka yang selama ini memilih diam dalam trauma.

Jalan Pemulihan dari Trauma

Bagi Aurelie Moeremans, menulis Broken Strings bukan hanya soal berbagi cerita, tetapi juga bagian dari proses penyembuhan diri. Buku ini memuat perjalanan dari kebingungan, rasa takut, hingga perlahan menemukan keberanian untuk memahami dan menerima masa lalu.

Ia menunjukkan bahwa luka emosional sering kali tidak kasat mata, namun dampaknya bisa bertahan lama. Melalui refleksi-refleksi personal, Aurelie mengajak pembaca untuk lebih peka terhadap kesehatan mental serta pentingnya membangun relasi yang sehat dan saling menghormati. Buku ini juga mengandung pesan kuat tentang kesadaran diri. Pembaca diajak mengenali tanda-tanda hubungan tidak sehat sejak dini, sekaligus memahami bahwa keluar dari situasi tersebut membutuhkan waktu, dukungan, dan keberanian.

Viral dan Picu Diskusi Publik

Foto: ebook aureliemoeremans 

Sejak dirilis, Broken Strings mendapat respons luas dari publik dan media sosial. Banyak pembaca mengapresiasi keberanian Aurelie Moeremans dalam mengangkat isu grooming secara terbuka, terlebih karena topik ini masih kerap dianggap tabu, terutama ketika menyangkut figur publik.

Buku ini dinilai mampu membuka ruang diskusi tentang pentingnya edukasi perlindungan terhadap anak dan remaja serta memunculkan awareness tentang isu grooming yang masih belum banyak dipahami banyak orang. Broken Strings menjadi bukti bahwa karya tulis dapat menjadi medium untuk menyembuhkan, mengedukasi, sekaligus menguatkan satu sama lain.

Lewat buku ini, Aurelie Moeremans menyampaikan pesan bahwa berbagi cerita bukanlah bentuk kelemahan. Sebaliknya, keberanian untuk bersuara bisa menjadi langkah awal untuk bangkit.

Baca juga: Instagram Buka Suara soal Ramai E-mail Reset Password dan Dugaan Kebocoran Data

Link E-Book Broken Strings

Buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth karya Aurelie Moeremans tersedia dalam format e-book: Link E-book Broken Strings, jadi bagi pembaca yang ingin mengenal perjalanan hidup Aurelie Moeremans secara lebih utuh dapat membaca secara digital melalui berbagai perangkat. Kehadiran versi e-book ini memudahkan pembaca untuk mengakses dan membaca kisah Aurelie kapan saja dan di mana saja.

Melalui Broken Strings, Aurelie Moeremans tidak hanya membagikan kisah pribadinya, tetapi juga membuka ruang diskusi tentang isu grooming, kesehatan mental, dan pentingnya relasi yang sehat. Buku ini menjadi pengingat bahwa luka masa lalu dapat meninggalkan jejak panjang, namun kesadaran dan keberanian untuk bersuara bisa menjadi langkah awal menuju pemulihan. Dengan menghadirkan cerita secara jujur dan apa adanya, Broken Strings hadir sebagai bacaan reflektif yang mengajak pembaca untuk lebih peka, berempati, dan berani memutus siklus luka di masa depan.


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(ir/sa)


author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar