
Teknologi.id – Elon Musk kembali memperluas bisnisnya ke industri semikonduktor. SpaceX dan Tesla akan membangun fasilitas produksi chip canggih bernama Terafab di Grimes County, Texas, Amerika Serikat.
Proyek tersebut memiliki investasi awal sebesar US$16,8 miliar, yang dalam sejumlah laporan disebut bernilai lebih dari Rp300 triliun. Terafab akan memproduksi chip untuk berbagai kebutuhan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), kendaraan otonom, robot humanoid, hingga pusat data berbasis antariksa.
Bagi Musk, pembangunan fasilitas ini menjadi langkah penting untuk memenuhi kebutuhan chip SpaceX dan Tesla yang diperkirakan terus meningkat.
Baca juga: Harga iPhone 17 Dikabarkan Naik 10 Agustus, Susul MacBook dan iPad
Elon Musk Bangun Pabrik Chip Terafab
Terafab akan dibangun di wilayah Grimes County, Texas, tidak jauh dari College Station.
SpaceX telah mempersiapkan proyek ini selama beberapa bulan dan melakukan pembahasan dengan pemerintah daerah, distrik sekolah, serta pemerintah negara bagian Texas terkait berbagai insentif untuk pembangunan fasilitas semikonduktor tersebut.
Fasilitas ini dirancang untuk menjadi bagian dari ekosistem produksi chip yang mendukung berbagai proyek teknologi SpaceX dan Tesla.
Musk mengatakan Terafab akan membawa teknologi manufaktur chip canggih ke Amerika Serikat sekaligus menciptakan ribuan lapangan kerja bergaji tinggi di Texas.
Chip Terafab untuk AI, Robot, dan Kendaraan Otonom
Chip yang diproduksi Terafab nantinya akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk:
- Kecerdasan buatan (AI)
- Robot humanoid Tesla Optimus
- Kendaraan otonom dan Cybercab
- Pusat data berbasis antariksa SpaceX
- Berbagai kebutuhan komputasi SpaceX dan Tesla
Kebutuhan chip dari kedua perusahaan diperkirakan akan semakin besar seiring perkembangan teknologi AI, robotika, kendaraan otonom, dan proyek antariksa.
Musk bahkan menyebut SpaceX dan Tesla nantinya membutuhkan chip dalam jumlah yang sangat besar, bahkan lebih banyak dibandingkan kapasitas produksi chip yang tersedia saat ini.
Terafab Akan Gabungkan Produksi Chip dalam Satu Fasilitas
Salah satu keunggulan yang direncanakan dari Terafab adalah integrasi berbagai proses produksi semikonduktor.
Menurut SpaceX, fasilitas tersebut akan menangani proses mulai dari manufaktur chip, pengemasan (packaging), hingga pengujian perangkat logika dan memori canggih.
Selama ini, tahapan tersebut umumnya dilakukan di fasilitas berbeda dan dapat melibatkan perusahaan yang berbeda pula.
Dengan mengintegrasikan proses tersebut dalam satu kompleks, Terafab diharapkan dapat membangun rantai produksi chip yang lebih terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan SpaceX dan Tesla.
Investasi Awal Terafab Capai US$16,8 Miliar
SpaceX dan Tesla menyiapkan investasi awal US$16,8 miliar untuk proyek Terafab.
Jika dikonversikan menggunakan kurs sekitar Rp16.000 per dolar AS, nilainya setara sekitar Rp268,8 triliun.
Namun, laporan mengenai proyek ini menyebut nilainya lebih dari Rp300 triliun berdasarkan kurs yang digunakan dalam pemberitaan.
Karena itu, angka Rp300 triliun dalam judul sebaiknya dipahami sebagai pembulatan nilai investasi, sementara angka resmi yang diumumkan adalah US$16,8 miliar.
Terafab Bakal Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja
Selain membangun kemampuan produksi chip, proyek ini juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi bagi Texas.
Terafab ditargetkan menciptakan setidaknya 3.000 lapangan kerja.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari ekspansi SpaceX yang cukup besar di Texas. Perusahaan telah menjalankan berbagai aktivitas di negara bagian tersebut, mulai dari peluncuran roket hingga pengujian mesin dan produksi komponen satelit.
SpaceX menyatakan aktivitasnya telah menciptakan lebih dari 56.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung.
Perusahaan juga memperkirakan aktivitasnya menghasilkan dampak ekonomi sekitar US$28 miliar sejak 2024.
Texas Beri Insentif untuk Proyek Terafab
Pemerintah Texas turut memberikan dukungan terhadap pembangunan Terafab.
Gubernur Texas Greg Abbott mengumumkan bahwa proyek tersebut mendapatkan hibah US$30 juta melalui Texas Enterprise Fund.
Selain itu, Anderson-Shiro CISD dan Iola ISD telah menyetujui keringanan pajak untuk proyek tersebut. Grimes County sebelumnya juga menyetujui pembebasan pajak properti.
Insentif tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya menarik investasi besar dan menciptakan lapangan kerja di wilayah Texas.
Warga Khawatir Dampak Pabrik Chip
Meski menjanjikan investasi besar, pembangunan Terafab juga menimbulkan kekhawatiran dari sebagian warga Grimes County.
Sebagian masyarakat khawatir fasilitas industri dalam skala besar dapat mengubah karakter wilayah pedesaan mereka.
Kekhawatiran yang muncul mencakup:
- Dampak terhadap lingkungan
- Penggunaan air
- Kondisi jalan dan lalu lintas
- Nilai properti
- Satwa liar
- Keselamatan masyarakat
- Perubahan gaya hidup warga
Kelompok Grimes County Citizens for Responsible Development telah mengumpulkan hampir 900 tanda tangan dalam petisi yang meminta transparansi, perlindungan masyarakat, pengawasan independen, serta kesempatan bagi warga untuk ikut dalam proses pengambilan keputusan.
Mengapa Elon Musk Membutuhkan Pabrik Chip Sendiri?
Pembangunan Terafab berkaitan erat dengan meningkatnya kebutuhan komputasi SpaceX dan Tesla.
Tesla membutuhkan chip untuk pengembangan kendaraan otonom dan robot humanoid, sedangkan SpaceX membutuhkan teknologi komputasi untuk berbagai proyek berbasis antariksa.
Dengan membangun fasilitas produksi chip sendiri, kedua perusahaan dapat mengembangkan kapasitas produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan teknologi mereka.
Terafab juga menunjukkan semakin pentingnya chip dalam strategi pengembangan AI, robotika, kendaraan otonom, dan teknologi antariksa milik Musk.
Baca juga: Vivo S2 Resmi Meluncur, Bawa Desain Mirip iPhone Air dan Baterai 7.050 mAh
Elon Musk melalui SpaceX dan Tesla akan membangun Terafab, fasilitas produksi chip canggih di Grimes County, Texas.
Proyek ini memiliki investasi awal US$16,8 miliar, yang nilainya disebut mencapai lebih dari Rp300 triliun dalam sejumlah laporan.
Terafab dirancang untuk memproduksi chip bagi AI, robot humanoid, kendaraan otonom, serta pusat data berbasis antariksa. Fasilitas ini juga akan mengintegrasikan proses manufaktur, pengemasan, dan pengujian chip.
Proyek tersebut mendapatkan dukungan pemerintah Texas melalui berbagai insentif, tetapi sebagian warga setempat juga menyuarakan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Bagi Elon Musk, Terafab menjadi langkah besar untuk membangun kapasitas produksi chip yang dapat mendukung ambisi SpaceX dan Tesla di bidang AI, robotika, kendaraan otonom, dan teknologi antariksa.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)

Tinggalkan Komentar