Benarkah Robot Kecoa Bisa Perbaiki Mesin Pesawat?

Rolls Royce mengembangkan robot mungil yang bisa merangkak masuk ke dalam mesin pesawat. Tak cuma menyelinap, robot super mini ini dapat menemukan dan memperbaiki masalah. Untuk memeriksa pesawat terbang, Rolls-Royce akan menugaskan robot kecoa untuk merayapi bagian-bagian sempit di bagian mesinnya.

Robot dari perusahaan yang dikenal sebagai pembuat mesin pesawat dan otomotif itu akan mendeteksi masalah dan untuk melakukan perawatan rutin. Robot-robot kecoa ini berukuran 1,5 cm dengan berat tak sampai 1 Kg. Robot-robot ini akan dilengkapi dengan kamera dan sensor optik untuk melakukan pemindaian 3 dimensi.

Spesialis teknologi Rolls-Royce, James Cell, mengatakan “Mereka bisa keluar masuk dengan cepat ke berbagai bagian ruang pembakaran. (Hal yang) jika kami lakukan secara manual akan menghabiskan waktu hingga lima jam. Dengan bantuan robot kecil ini siapa tahu hal itu bisa selesai dalam lima menit,” .

Untuk membuat robot ini, Roll Royce bekerjasama dengan pakar robotik di Harvard University, Amerika Serikat, dan University of Nottingham, Inggris. Peneliti dari Harvard Institute, Sebastian de Rivaz, mengatakan inspirasi robot imut ini terinspirasi dari kecoa dan telah dikembangkan selama delapan tahun.

Kecoa-kecoa robot tersebut bisa membantu para ahli mesin untuk mencari penyebab kerusakan tanpa mesti menelusurinya sendiri dengan ‘alat indera’. Teknologi ini juga bisa mempercepat teknisi untuk memperbaiki pesawat. Robot kecoa kemudian bisa dipasang ulang dengan perangkat-perangkat tertentu untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Robot ini tidak bekerja sendiri, tetapi secara berpasangan. Satu robot akan masuk ke ruang pembakaran untuk memeriksa kerusakaan atau untuk membersihkan debu. Sementara satu robot lainnya akan mengikuti. Robot kedua ini memang dirancang secara khusus untuk pekerjaan tertentu. Robot kedua ini juga bisa dirancang ulang saat pemeriksaan dilakukan untuk menyelesaikan perbaikan.

Dengan sistem tandem ini, robot bisa langsung mengerjakan tugas sederhana dan mendiagnosa masalah. Sehingga, pekerja dengan keahlian rendah juga bisa mengoperasikan robot-robot ini. Dengan robot ini mereka bisa mengamati masalah sambil menunggu para insinyur melepas pasang robot hingga bisa digunakan untuk memperbaiki masalah.

Robot tersebut bisa diprogram untuk keluar dari mesin atau dihancurkan bersamaan dengan nyala mesin, setelah diperbaiki. Saat ini Rolls Royce telah mengembangkan prototipe robot kecoa ini. Namun ukuran robot tersebut masih terlalu besar dari yang diharapkan. Robot ini juga masih belum siap untuk melakukan perbaikan, setidaknya dibutuhkan dua tahun agar robot-robot ini siap pakai.

Artikel ini telah tayang di  https://www.cnnindonesia.com/ dengan judul “ Robot Kecoa Dikembangkan Buat Perbaiki Mesin Pesawat ”, https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20180718163259-185-315133/robot-kecoa-dikembangkan-buat-perbaiki-mesin-pesawat

Baca juga: Lengan Robot Pintar Juara di Imagine Cup 2018

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *