Mengapa Industri Perbankan Harus Menerapkan e-KYC?

Kristiyanto . December 10, 2020

Saat ini, hampir setiap aspek kehidupan kita bersentuhan dengan teknologi, tidak terkecuali industri perbankan. Nasabah bank mengharapkan sistem untuk beralih dari konvensional digital. Ini penting karena proses perbankan digital akan mempermudah bank untuk menemukan calon nasabah. Salah satu proses yang kini bertransformasi adalah KYC. 

Seperti yang kita ketahui KYC adalah prinsip penting yang digunakan oleh bank untuk mengenali dan mengetahui identitas seorang nasabah. Mengenali di sini bukan hanya berarti mengetahui nama dan alamat nasabah saja, namun segala identitas termasuk pekerjaan, kegiatan transaksi nasabah, serta pelaporan terhadap transaksi yang mencurigakan. Kini KYC telah bertransformasi menjadi elektronik (e-KYC). 

Setidaknya ada 5 manfaat eKYC dalam proses digital onboarding bagi bank yang dapat mengarah pada hal di bawah ini:

Meningkatkan Pengalaman

Konsumen Layanan eKYC sepenuhnya otomatis dan online. Artinya, data KYC dapat dikirim secara real-time tanpa perlu pendataan manual. Proses KYC konvensional dapat memakan waktu berhari-hari hingga berminggu-minggu untuk diverifikasi, tetapi proses eKYC hanya membutuhkan beberapa menit untuk memverifikasi. 

Di industri perbankan, verifikasi adalah cara paling langsung untuk menggambarkan kepada pengguna jenis pengalaman pelanggan yang dapat diharapkan di bank Anda.

Menurut laporan Signicat  (2019) menunjukkan bahwa 40% konsumen akan meninggalkan proses verifikasi apabila waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan langkah-langkah yang diperlukan membutuhkan terlalu banyak informasi pribadi. Selain itu, Ketika ditanya apakah proses orientasi online 100%, termasuk verifikasi identitas untuk eKYC, akan mendorong lebih banyak aplikasi, 55% dari semua responden mengatakan mereka akan lebih mungkin untuk menggunakan bank tersebut.

Lebih dari setengah (52%) bahkan akan membeli layanan tambahan jika tidak lagi menggunakan verifikasi konvensional. Ini menunjukkan bahwa eKYC dalam proses digital onboarding membantu bank untuk meningkatkan customer experience. Konsumen ingin beralih ke digital, untuk dapat memverifikasi identitas mereka secara online dan mempercepat proses orientasi. 

Meningkatkan Akuisisi Bank 

Industri perbankan saat ini menghadapi tekanan untuk menaikkan tingkat akuisisi mereka dan proses boarding digital menjadi kunci untuk menciptakan simpati untuk menarik nasabah baru dan customer engagement yang setia dengan bank. 

Menurut Laporan The Digital Banking Report (2017), 43% pengguna industri perbankan merasa tidak puas selama proses pembukaan rekening baru yang kemudian menunjukkan bahwa mereka akan bisa berpindah bank karena harus memasukkan informasi lebih dari sekali, apalagi saat berpindah dari channel ini ke channel lain, tidak mendekati real-time dan keakuratannya tidak tinggi. 

Oleh karena itu, eKYC menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah di atas. e-KYC juga membuat proses orientasi bank menjadi proses yang lebih sederhana, calon nasabah bisa menggunakannya kapan saja dan dimana saja. Informasi yang dijamin diperbarui dan disinkronkan di seluruh saluran untuk memastikan pelanggan bahwa mereka memiliki akses ke data yang selalu akurat di mana saja. 

Meminimalisir Penipuan 

Faktanya adalah bank selalu dihadapkan dengan masalah penipuan, terutama cyber crime. Kini transaksi perbankan telah banyak menggunakan platform digital ponsel pintar sedangkan banyak penipu melakukan kejahatannya dengan memanfaatkan sistem. Seiring kemajuan teknologi, bank akan memiliki lebih banyak sumber daya yang berkembang untuk membantu mereka memerangi penipu seperti eKYC dalam proses orientasi digital untuk bank. 

Alih-alih hanya mengautentikasi pengguna pada saat masuk ke akun, sistem terus memantau akun dan memverifikasi bahwa pengguna tidak berperilaku aneh. Salah satu cara untuk mengkonseptualisasikan bagaimana otentikasi berkelanjutan dapat bekerja adalah melalui sistem penilaian “yang mengukur seberapa yakin bahwa pemilik akun juga yang menggunakan perangkat”.

Teknologi ini mencakup OCR, pengenalan wajah, deteksi keaktifan, dan deteksi penipuan. Cara ini membantu bank meningkatkan keamanan sistem mereka dan mengurangi penipuan dalam proses orientasi digital. 

Meminimalisir Penggunaan kertas dan Kehilangan Dokumen 

Seperti yang Anda ketahui E-KYC adalah sistem verifikasi yang tidak menggunakan kertas sama sekali. Tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan kertas serta kehilangan dokumen. Hal ini memungkinkan bank atau perusahaan untuk tetap ramah lingkungan dengan menggunakan sistem online berbasis cloud. 

Selain itu, sistem eKYC juga membantu mengamankan data pelanggan dan mencegah kehilangan dokumen karena bank bisa melakukan back up dalam sistem. Sebagai pengguna dan penyedia layanan perbankan Anda perlu memahami alasan mengapa penerapan e-KYC sangatlah penting. Hal ini akan mendorong perusahaan perbankan untuk mempersiapkan transformasi digital dan meminimalisir kesalahan dalam proses verifikasi.

Sebagai penutup, penerapan eKYC oleh Nodeflux yakni IdentifAI. Memastikan agar efisiensi yang diperlukan dalam identifikasi maupun verifikasi konsumen dilakukan dengan baik. Terlebih produk solusi IdentifAI merupakan lembaga yang ditunjuk oleh Dukcapil di bawah KEMENDAGRI sebagai penyelenggara platform bersama. Maka dari itu, segi kredibilitas serta autentisitas merupakan hal yang Nodeflux junjung tinggi. Untuk mempelajari lebih lanjut, Anda dapat berdiskusi dengan para ahlinya dengan  mengunjungi di tautan berikut ini https://www.identifai.id/.

teknologi id bookmark icon
author

Kristiyanto

PT Nodeflux Teknologi Indonesia

Berita Terpopuler