Ini Penyebab Gelombang Panas Ekstrem di Amerika

Muhammad Iqbal Mawardi . July 11, 2021

Foto: BBC

Teknologi.id – Gelombang panas ekstrem tengah melanda sebagian wilayah Amerika Serikat dan Kanada. Gelombang panas ini menyebabkan ratusan korban meninggal dunia. Menurut ilmuwan, fenomena ini merupakan pertanda jelas bahwa perubahan iklim adalah persoalan nyata.

Melansir dari BBC, gelombang panas mematikan ini merupakan peristiwa yang biasanya terjadi sekali dalam seribu tahun. Namun, fenomena ini akan semakin sering terjadi seiring peningkatan suhu dunia akibat perubahan iklim.

Hal tersebut diambil dalam sebuah penelitian terbaru oleh 27 peneliti internasional yang merupakan bagian dari World Weather Attribution.

Jika  manusia tidak mempengaruhi iklim sampai sejauh ini, maka peristiwa gelombang panas ekstrem 150 kali cenderung tidak akan terjadi.

Baca juga: Ilmuwan Ingin Tiru Jupiter & Saturnus Ciptakan Hujan Helium

Gelombang panas di Kanada memang cukup mengejutkan karena naik lebih dari 4 derajat Celcius. Rekor suhu tertinggi Kanada sebelumnya 45 derajat Celcius. Beberapa hari lalu, Desa Lytton di British Columbia mencatat rekor baru dengan suhu 49,6 derajat Celcius.

Di Negara Bagian Oregon dan Washington, Amerika Serikat serta bagian barat Kanada, beberapa kota tembus suhu jauh di atas 40 derajat. Ratusan orang dilaporkan meninggal karenanya dan jumlah pasien di rumah sakit meningkat.

Penyebabnya adalah fenomena kubah panas. Kubah panas pada dasarnya adalah fenomena cuaca di mana kondisi tekanan tinggi atmosfer menjebak udara yang datang dari Samudra Pasifik, menciptakan ruang udara dan mengompresinya ke bawah, membuat suhu semakin panas.

"Ibaratnya ini adalah pompa sepeda. Jika Anda memompa udara ke ban sepeda, maka udaranya menjadi hangat," ucap Philip Mote, profesor cuaca di Oregon State University.

Kondisi tersebut juga mencegah terbentuknya awan, sehingga radiasi dari sinar Matahari leluasa memancar. "Kita pernah melihat fenomena semacam ini sebelumnya, tapi kali ini jauh lebih kuat," tambahnya.

(MIM)

teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar
Berita Terpopuler