Hati-hati Potensi Gempa Megathrust, ini Cara Antisipasinya

Fabian Pratama Kusumah . April 12, 2021

Foto: BMKG

Teknologi.id – Unggahan Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, yang menyatakan harus waspada pada megathrust menjadi viral.

Apa itu gempa megathrust? Dikutip dari Kompas, gempa megathrust adalah gempa dengan kekuatan sangat besar yang terjadi di zona subduksi atau wilayah di mana lempeng tektonik bumi ada di bawah lempeng lainnya.

Gempa megathrust disebut sebagai gempa bumi terbesar di dunia, karena bisa mencapai kekuatan lebih dari 9 Magnitudo.

Misalnya gempa bumi di Cile pada 1960 (M 9,5) dan di Alaska pada 1964 (M 9,2).

Gempa megathrust bisa menyebabkan tsunami karena gempa ini memiliki daya dorong yang menyebabkan gerakan vertikal besar di dasar laut.

Secara otomatis menggeser volume air dalam jumlah besar hingga kemudian bergerak dan menjadi tsunami.

Baca juga: Gempa M 5,5 Kembali Guncang Malang, Netizen : #PrayforMalang

Sebelumnya dijelaskan oleh Daryono bahwa gempa M 6,1 yang mengguncang Malang akibat adanya deformasi slip lempeng Australia. Gempa ini ada di zona megathrust.

Lantas apa yang harus diantisipasi atau mitigasi yang bisa kita lakukan? Dikutip dari Detik, Daryono menyarankan untuk melakukan penguatan rumah-rumah sesuai dengan kaidah rumah yang tahan terhadap goncangan.

Salah satunya adalah dengan memberikan tiang kolom (cor) yang sesuai, jika rumahnya terbuat dari tembok.

"Dengan tiang kolom/cor yang sesuai meminimalkan runtuhnya bangunan yang dapat menyebabkan korban," katanya.

Daryono juga menambahkan mitigasi yang konkrit dengan mewujudkan bangunan tahan gempa, menata ruang pantai, memasang rambu dan membuat jalur evakuasi serta latihan evakuasi/drill.

Baca juga: Bagaimana Cara Kerjanya Pendeteksi Gempa Milik Google?

Selain itu, dikutip dari website BMKG, saat terjadi gempa bumi maka lindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau tempat aman lainnya.

Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan; lari ke luar  bangunan apabila masih dapat dilakukan.

Jika berada di luar bangunan atau area terbuka maka hindari dari bangunan yang ada di sekitar seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll.

Yang juga tidak kalah penting yaitu jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

(fpk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar