Di tengah pesatnya transformasi digital, perusahaan multifinance terus menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Mulai dari aplikasi pembiayaan, otomatisasi proses bisnis, hingga integrasi dengan berbagai partner digital. Namun, pernahkah kita mempertimbangkan apa yang membuat seluruh inovasi tersebut dapat berjalan dengan baik? Jawabannya tidak hanya terletak pada teknologi yang terlihat oleh customer, tetapi juga pada core system yang menjadi fondasi operasional perusahaan. Hal ini dapat dipelajari dari perjalanan profesional Bapak Rudi Apriyanto, IT Executive Division Head di Mega Central Finance, yang juga mencantumkan tanggung jawab untuk Mega Auto Finance dalam profil profesionalnya. Berbekal pengalaman lebih dari dua dekade di bidang IT pada industri jasa keuangan, beliau memiliki rekam jejak dalam berbagai proyek teknologi, mulai dari perubahan dan upgrade core system, pengembangan mobile application, fintech dan e-commerce, cybersecurity, hingga infrastruktur IT dan data center. Perjalanan profesional tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya membangun fondasi teknologi yang mampu mendukung perkembangan bisnis. Lantas, mengapa modernisasi core system menjadi semakin relevan bagi industri multifinance? Core system merupakan bagian penting dari operasional perusahaan multifinance. Berbagai proses, mulai dari pengajuan pembiayaan, pengelolaan kontrak, pembayaran angsuran, pencatatan transaksi, hingga pelaporan, membutuhkan sistem yang mampu mengelola informasi secara akurat dan konsisten. Namun, seiring berkembangnya kebutuhan bisnis, sistem yang sebelumnya memadai dapat menghadapi keterbatasan. Integrasi menjadi lebih kompleks, pengembangan fitur membutuhkan waktu lebih panjang, dan perubahan proses bisnis berpotensi meningkatkan beban operasional. Di sinilah modernisasi core system memiliki peran strategis. Pengalaman dalam menangani proyek perubahan dan upgrade core system menjadi salah satu contoh bagaimana pengembangan teknologi inti merupakan bagian penting dari perjalanan transformasi digital. Modernisasi tidak selalu harus dilakukan melalui penggantian seluruh sistem. Pendekatan bertahap melalui peningkatan modularitas, kemampuan integrasi, kapasitas, serta fleksibilitas arsitektur juga dapat menjadi pilihan sesuai kebutuhan perusahaan. Dengan fondasi yang lebih adaptif, perusahaan multifinance memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan layanan baru sekaligus menjaga keberlangsungan operasional. Modernisasi core system tidak dapat dipisahkan dari kesiapan infrastruktur IT. Ketika jumlah customer, transaksi, dan layanan digital meningkat, perusahaan membutuhkan infrastruktur yang mampu menjaga performa aplikasi, ketersediaan sistem, serta kelancaran proses bisnis. Salah satu pengalaman yang terdokumentasi dalam perjalanan karier beliau adalah proyek modernisasi infrastruktur ketika menjabat sebagai IT Division Head di Radana Finance. Berdasarkan customer story yang dipublikasikan Nutanix, Radana Finance sebelumnya menghadapi keterbatasan legacy data center, termasuk kapasitas penyimpanan yang sulit dikembangkan serta biaya operasional dan maintenance yang semakin tinggi. Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan mengimplementasikan solusi hyperconverged infrastructure. Proyek yang direncanakan pada 2016 dan diimplementasikan pada 2017 ini memberikan sejumlah manfaat, termasuk peningkatan application performance, penyederhanaan pengelolaan infrastruktur, serta fleksibilitas dalam menangani berbagai workload. Pengalaman tersebut menjadi contoh bagaimana modernisasi infrastruktur dapat membantu perusahaan menghadapi kebutuhan teknologi yang terus berkembang. Bagi industri multifinance, pembelajaran pentingnya adalah bahwa investasi teknologi perlu mempertimbangkan bukan hanya kebutuhan operasional saat ini, tetapi juga kemampuan untuk mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Perkembangan industri multifinance membuat perusahaan semakin terhubung dengan berbagai ekosistem digital, mulai dari dealer, perbankan, payment provider, marketplace, hingga partner teknologi lainnya. Kondisi ini menciptakan kebutuhan terhadap pertukaran data dan integrasi proses yang semakin kompleks. Core system yang sulit diintegrasikan dapat menjadi hambatan ketika perusahaan ingin menghadirkan produk, memperluas kanal distribusi, atau meningkatkan kecepatan layanan. Rekam jejak profesional yang mencakup pengembangan mobile application, fintech, e-commerce, dan core system memberikan gambaran mengenai luasnya cakupan teknologi yang perlu diperhatikan dalam transformasi digital perusahaan jasa keuangan. Dari pengalaman tersebut, terdapat pembelajaran bahwa inovasi pada kanal digital perlu didukung oleh kesiapan sistem internal. Melalui arsitektur yang lebih terbuka dan kemampuan integrasi yang baik, perusahaan berpotensi mengurangi proses manual, meningkatkan konsistensi data, serta mempercepat pengembangan layanan. Dengan demikian, modernisasi core system bukan hanya berkaitan dengan pembaruan teknologi, tetapi juga dengan kesiapan perusahaan untuk berkolaborasi dalam ekosistem digital yang semakin terhubung. Di balik berbagai peluang inovasi digital, terdapat tantangan yang tidak kalah penting, yaitu menjaga keamanan informasi dan keandalan sistem. Core system mengelola berbagai informasi penting, termasuk data customer, transaksi, kontrak pembiayaan, serta aktivitas operasional perusahaan. Semakin luas integrasi digital yang dilakukan, semakin besar pula kebutuhan terhadap pengendalian akses, perlindungan data, dan tata kelola teknologi. Karena itu, modernisasi perlu berjalan seiring dengan penguatan cybersecurity dan IT governance. Dalam kebijakan perlindungan data pribadinya, Mega Auto Finance menyatakan telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001 untuk manajemen keamanan informasi. Perusahaan juga menjelaskan penerapan sejumlah kontrol keamanan, termasuk user access management, access control, protokol keamanan data, backup berkala, serta penggunaan enkripsi dalam proses transfer data kepada pihak ketiga. Praktik yang dipublikasikan tersebut menggambarkan pentingnya keamanan informasi dalam mendukung operasional layanan keuangan digital. Aspek cybersecurity yang turut menjadi bagian dari pengalaman profesional beliau juga relevan dengan kebutuhan tersebut. Pengembangan sistem dan infrastruktur perlu mempertimbangkan aspek keamanan sejak tahap perencanaan, bukan hanya setelah teknologi diterapkan. Bagi perusahaan multifinance, inovasi digital yang berkelanjutan membutuhkan keseimbangan antara fleksibilitas sistem, efisiensi operasional, dan perlindungan informasi customer. Modernisasi core system bukan sekadar pembaruan teknologi di balik layar. Langkah ini berkaitan dengan bagaimana perusahaan mempersiapkan diri menghadapi perubahan kebutuhan customer, pertumbuhan transaksi, serta perkembangan ekosistem layanan keuangan. Berbagai pengalaman profesional yang telah dibahas memperlihatkan bahwa pengembangan core system, infrastruktur IT, layanan digital, dan cybersecurity merupakan aspek yang saling berkaitan. Modernisasi infrastruktur di Radana Finance juga memberikan contoh nyata bagaimana pembaruan teknologi dapat membantu perusahaan meningkatkan performa sekaligus mempersiapkan kapasitas untuk berkembang. Pada akhirnya, keberhasilan inovasi digital tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak layanan baru yang diperkenalkan, tetapi juga oleh seberapa kuat fondasi teknologi yang mendukungnya. Bagi industri multifinance, core system yang fleksibel, scalable, terintegrasi, dan aman menjadi salah satu kunci untuk membangun layanan digital yang lebih adaptif terhadap kebutuhan bisnis dan customer. Referensi: Artikel ini disusun berdasarkan profil profesional Rudi Apriyanto mengenai pengalaman lebih dari dua dekade di bidang teknologi informasi pada industri jasa keuangan, termasuk pengembangan core system, layanan digital, cybersecurity, dan infrastruktur IT; Nutanix mengenai modernisasi infrastruktur Radana Finance melalui implementasi hyperconverged infrastructure untuk meningkatkan performa, skalabilitas, dan efisiensi operasional; serta Mega Auto Finance mengenai penerapan standar ISO/IEC 27001, pengelolaan akses, perlindungan data, backup, dan enkripsi sebagai bagian dari keamanan informasi perusahaan..png)
Core system yang fleksibel membuka peluang inovasi lebih luas
Infrastruktur yang scalable menjadi penopang pertumbuhan bisnis
Modernisasi core system memperkuat integrasi layanan digital
Keamanan dan governance harus menjadi bagian dari modernisasi
Modernisasi Core System sebagai Langkah Menuju Multifinance yang Lebih Adaptif

Tinggalkan Komentar