Terungkap, Ternyata Inilah Alasan AS Terus Menyerang Huawei Hingga Saat Ini

Alda Yuriska . July 03, 2020

Foto: Forbes

Teknologi.id - Setelah sekian lama alasan perseteruan antara AS dan Huawei masih menjadi misteri, namun akhirnya baru-baru ini misteri ini terkuak dari pernyataan mantan CEO Google, Eric Schmidt yang kini menjabat sebagai salah satu pimpinan di Pentagon. Menurut Schmidt, Huawei adalah "ancaman terhadap keamanan nasional" bagi pemerintah AS.

Bahkan, Schmidt juga menuding bahwa raksasa teknologi asal China itu melakukan tindakan mata-mata terhadap AS dengan cara memberikan informasi kepada China melalui "pintu belakang" (backdoor) yang ditanam pada perangkat buatannya.

"Huawei dipastikan menjalankan praktik yang tidak bisa diterima dalam hal keamanan nasional," ujar Schmidt dalam sebuah wawancara dengan BBC.

Baca Juga: Fitur Smart Reply Masuk YouTube untuk Balas Komentar Secara Otomatis

Selain dari dua pernyataan diatas, Schmidt juga menyebut bahwa Huawei merupakan perusahaan China yang cukup dikenal di seluruh dunia dan mampu menciptakan produk yang lebih baik dibandingkan para pesaingnya.

"Namun itu hak kita untuk memilih pilihan, tetapi menghukum perusahaan karena keberhasilannya justru tidak akan menjadi solusi untuk membantu konsumen AS," ungkap Schmidt dilansir dari Phone Arena, Jumat (03/07/2020).

Namun, usai tuduhan yang dilayangkan Schmidt terdengar oleh pihak Huawei, Vice President Huawei UK, Victor Zhang membantahnya dengan mengatakan bahwa tuduhan Schmidt pada Huawei sama sekali tidak benar.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Facebook dan Instagram Pasang Peringatan untuk Kenakan Masker

"Tuduhan yang dibuat oleh Eric Schmidt, yang saat ini bekerja untuk pemerintah AS itu sama sekali tidak benar dan tidak didukung oleh bukti nyata. Kami independen dari pemerintah mana pun, termasuk pemerintah China," kata Zhang kepada BBC.

Ternyata, alasan dibalik perseteruan yang memanas sejak pertengahan 2019 ini sempat diuatarakan oleh Chairman Federal Communications Commission (FCC) AS, Ajit Pai. Menurutnya, alasan dibalik perseteruan ini lantaran Huawei memiliki kedekatan dengan Partai Komunis China dan militernya yang membuat Huawei dilarang di Amerika Serikat.

(ay)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar