Chatbot AI akan Ada di WhatsApp? Ini Bedanya dengan ChatGPT!

Bunga Melssa Maurelia . April 16, 2024

chatbot ai
Sumber: VOI

Teknologi.id - Meta baru-baru ini mengumumkan perluasan pengujian chatbot AI mereka ke lebih banyak negara. Chatbot ini, ditenagai oleh Meta AI, awalnya hanya tersedia di Amerika Serikat, namun kini telah menjangkau pengguna di India dan beberapa negara lain yang menggunakan WhatsApp dalam bahasa Inggris. 

Peluncuran ini menandakan langkah Meta dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam platform perpesanan populer mereka. Chatbot AI ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih personal dan intuitif bagi pengguna WhatsApp, memungkinkan mereka untuk melakukan berbagai tugas, seperti: 

  • Menjawab pertanyaan: Chatbot AI dapat menjawab pertanyaan pengguna tentang berbagai topik, seperti cuaca, berita, dan informasi lokal. 
  • Melakukan pemesanan: Pengguna dapat memesan makanan, tiket, dan layanan lainnya melalui chatbot. 
  • Mendapat dukungan: Chatbot dapat membantu pengguna menyelesaikan masalah dan mendapatkan dukungan terkait layanan WhatsApp. 
  • Menyelesaikan tugas: Chatbot dapat membantu pengguna menyelesaikan tugas-tugas sederhana seperti mengatur pengingat dan membuat daftar belanja. 

Menurut Meta, chatbot AI mereka masih dalam tahap pengembangan, namun mereka terus belajar dan berkembang. Perusahaan ini berharap untuk memperluas kemampuan chatbot di masa depan dan membuatnya tersedia untuk lebih banyak pengguna di seluruh dunia. 

Ekspansi Meta ke Indonesia 

Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Meta, perluasan pengujian chatbot AI ke Indonesia kemungkinan akan terjadi dalam waktu dekat. Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar WhatsApp dengan lebih dari 200 juta pengguna aktif. Hal ini menadikan Indonesia sebagai target yang menarik bagi Meta untuk meluncurkan layanan AI mereka. 

Dampak Chatbot AI pada Pengguna WhatsApp 

Chatbot AI memiliki potensi untuk memberikan banyak manfaat bagi pengguna WhatsaApp. Chatbot ini dapat membuat platform lebih mudah digunakan, lebih personal. dan lebih hemat waktu. Pengguna dapat menyelesaikan tugas dengan lebih cepat dan mudah, mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan cepat, dan mendapatkan dukungan yang lebih baik. 

Namun, perlu dicatat bahwa chatbot juga memiliki beberapa potensi kelemahan. Chatbot dapat mengalami kesalahan, bias, dan penyalahgunaan. Penting bagi Meta untuk memastikan bahwa chatbot AI mereka lebih aman, andal, dan tidak bias sebelum meluncurkannya secara luas. 

Perbandingan Chatbot AI WhatsApp dan ChatGPT 

Baik Chatbot AI WhatsApp dan ChatGPT sama-sama menawarkan kemampuan bercakap-cakap layaknya manusia. Namun, terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya: 

Aspek Chatbot AI ChatGPT
Aksesibilitas Masih dalam tahap pengembangan beta dan hanya tersedia untuk pengguna beta di Android dan iOS.  Sudah tersedia untuk publik dan dapat diakses melalui berbagai platform, termasuk website, aplikasi mobile, dan API. 
Kemampuan Berfokus pada kemampuan berinteraksi melalui teks, seperti menjawab pertanyaan, menerjemahkan bahasa, dan menulis berbagai jenis konten kreatif.  Memiliki kemampuan yang lebih luas, termasuk menerjemahkan bahasa, menulis berbagai jenis konten kreatif, menjawab pertanyaan, dan bahkan coding. 
Platform Terikat [ada platform WhatsApp dan hanya dapat digunakan di sana.  Dapat digunakan di berbagai platform, termasuk website, aplikasi mobile, dan API. Hal ini memungkinkan ChatGPT untuk diintegrasikan dengan berbagai aplikasi dan layanan lainnya. 
Pengembangan Dikhawatirkan memiliki potensi privasi karena terintegrasi dengan platform WhatsApp yang dimiliki Meta.  Memiliki kebijakan privasi yang lebih transparan dan memungkinkan pengguna untuk memilih data yang ingin mereka bagikan. 
Privasi Dikhawatirkan memiliki potensi privasi karena terintegrasi dengan platform WhatsApp yang dimiliki Meta.  Memiliki kebijakan privasi yang lebih transparan dan memungkinkan pengguna untuk memilih data yang ingin mereka bagikan. 


Mana yang lebih canggih? Sulit untuk menentukan secara pasti karena kedua chatbot ini memiliki fokus dan keunggulan yang berbeda. 

  • Chatbot AI WhatsApp lebih unggul dalam hal integrasi dengan platform WhatsApp dan kemungkinan akan memiliki akses ke data pengguna yang lebih luas. 
  • ChatGPT lebih unggul dalam aksesibilitas, kemampuan, dan platform

Berikut beberapa poin tambahan untuk dipertimbangkan: 

  • Tujuan penggunaan: Jika Anda ingin chatbot untuk bercakap-cakap dan menyelesaikan tugas di WhatsApp, chatbot mungkin lebih cocok. 
  • Keterbukaan platformJika Anda menginginkan chatbot yang dapat digunakan di berbagai platform dan terintegrasi dengan aplikasi lain, ChatGPT mungkin lebih cocok. 
  • Privasi: Jika Anda merasa privasi adalah hal yang penting, pertimbangkan kebijakan privasi dari masing-masing chatbot sebelum memutuskan. 

Chatbot AI Meta di WhatsApp menandakan era baru dalam interaksi percakapan. Dengan kemampuannya yang terus berkembang dan fokus pada personalisasi, chatbot ini memiliki potensi untuk merevolusi cara kita berkomunikasi dan menyelesaikan berbagai tugas dalam platform WhatsApp. Tertarik untuk coba? 

Baca Berita dan Artikel lain di Google News

(bmm)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar