WhatsApp Rilis Fitur Baru: Berbagi Riwayat Pesan Grup Hingga 100 Chat Terakhir

Irmanon Riandina . February 20, 2026


Foto: WhatsApp

Teknologi.id - Di era komunikasi digital yang serba cepat, aplikasi pesan instan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari urusan pekerjaan, komunitas, hingga pertemanan, semuanya kini banyak dilakukan melalui grup chat. Namun, semakin aktif sebuah grup, semakin sulit pula bagi anggota baru untuk mengikuti alur percakapan yang sudah berjalan panjang.

Kondisi ini sering kali menimbulkan kebingungan, terutama ketika diskusi yang berlangsung memiliki konteks penting atau berkelanjutan. Tidak jarang, anggota baru harus bertanya ulang atau membaca ratusan pesan lama hanya untuk memahami topik yang sedang dibahas.

Melihat kebutuhan tersebut, platform WhatsApp kembali menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan kenyamanan penggunanya, khususnya dalam percakapan grup. Setelah sempat diuji coba beberapa waktu lalu, kini fitur berbagi riwayat pesan resmi dirilis secara global.

Fitur ini dirancang untuk mengatasi salah satu masalah umum dalam grup chat, yaitu kesulitan anggota baru memahami konteks percakapan yang sudah berlangsung sebelumnya. Dengan adanya pembaruan ini, proses adaptasi anggota baru menjadi lebih cepat dan efisien.

Baca juga: Cara Pindah Chat WhatsApp ke HP Baru: Tetap Utuh dan Aman, Anti Kehilangan Data

Mempermudah Anggota Baru Memahami Percakapan

Dalam grup chat, sering kali anggota baru merasa “tertinggal” karena tidak mengetahui pembahasan sebelumnya. Hal ini membuat mereka harus bertanya ulang atau menggulir percakapan lama yang jumlahnya bisa sangat banyak.

Melalui fitur berbagi riwayat pesan, pengguna kini dapat memilih sejumlah pesan penting dari percakapan sebelumnya untuk dibagikan kepada anggota baru. Dengan begitu, anggota baru dapat langsung memahami inti pembahasan tanpa harus membaca seluruh chat dari awal. Fitur ini dinilai sangat membantu, terutama untuk grup kerja, komunitas, atau organisasi yang memiliki aktivitas diskusi intens dan berkelanjutan.

Tidak Perlu Screenshot Lagi

Sebelum fitur ini hadir, banyak pengguna mengandalkan cara manual seperti mengambil tangkapan layar (screenshot) untuk membagikan percakapan lama kepada anggota baru. Cara ini tentu kurang praktis dan memakan waktu, terutama jika pesan yang ingin dibagikan cukup banyak. Kini, dengan sistem otomatis dari WhatsApp, pengguna cukup memilih jumlah pesan yang ingin dibagikan.

Tersedia opsi mulai dari 25 hingga 100 pesan terakhir, sehingga pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Proses ini tidak hanya lebih cepat, tetapi juga menjaga tampilan pesan tetap rapi dan mudah dibaca dibandingkan metode screenshot.

Bisa Digunakan Semua Anggota

Menariknya, fitur ini tidak terbatas hanya untuk admin grup. Semua anggota memiliki akses untuk membagikan riwayat pesan kepada anggota baru. Hal ini memberikan fleksibilitas lebih dalam pengelolaan percakapan grup. Meski begitu, admin tetap memiliki kontrol penuh. 

Jika dirasa fitur ini tidak diperlukan atau berpotensi mengganggu privasi, admin dapat menonaktifkannya melalui pengaturan grup. Dengan kombinasi fleksibilitas dan kontrol ini, WhatsApp berusaha menjaga keseimbangan antara kemudahan penggunaan dan keamanan pengguna.

Transparansi dan Tampilan yang Berbeda

Untuk memastikan transparansi, sistem akan memberikan notifikasi kepada seluruh anggota grup ketika riwayat pesan dibagikan. Hal ini penting agar semua anggota mengetahui bahwa ada pesan lama yang dikirim ulang ke anggota baru. Selain itu, pesan yang dibagikan juga akan memiliki tampilan visual yang berbeda dari chat biasa.

Tujuannya agar pengguna tidak bingung membedakan mana percakapan lama dan mana yang terbaru. Pendekatan ini menunjukkan perhatian WhatsApp terhadap pengalaman pengguna agar tetap intuitif dan tidak membingungkan.

Baca juga: Akhirnya! WhatsApp Web Resmi Bisa Telepon & Video Call Tanpa Instal Aplikasi

Diluncurkan Secara Bertahap

Seperti pembaruan fitur lainnya, WhatsApp merilis fitur ini secara bertahap ke seluruh pengguna di berbagai negara. Artinya, tidak semua pengguna langsung mendapatkan fitur ini secara bersamaan. Bagi pengguna yang belum menemukannya, disarankan untuk memperbarui aplikasi ke versi terbaru melalui toko aplikasi masing-masing. Biasanya, fitur baru akan muncul setelah pembaruan sistem dilakukan.

Hadirnya fitur berbagi riwayat pesan ini menjadi langkah baru bagi WhatsApp dalam meningkatkan kualitas komunikasi di dalam grup. Dengan kemudahan berbagi konteks percakapan, interaksi antar anggota menjadi lebih efektif dan tidak lagi terhambat oleh keterbatasan informasi.

Ke depannya, inovasi seperti ini berpotensi membuat pengalaman menggunakan WhatsApp semakin nyaman, terutama bagi pengguna yang aktif dalam berbagai grup. Fitur sederhana namun fungsional ini membuktikan bahwa perubahan kecil dapat memberikan dampak besar dalam cara kita berkomunikasi sehari-hari.



Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(ir/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar