
Foto: WABetaInfo
Teknologi.id – Kabar mengenai kehadiran layanan WhatsApp berbayar kini bukan lagi sekadar rumor. Meta selaku perusahaan induk secara resmi telah mengumumkan uji coba layanan berlangganan baru yang diberi nama WhatsApp Plus. Layanan premium ini dirancang untuk menawarkan sejumlah fitur eksklusif bagi pengguna yang menginginkan personalisasi lebih pada aplikasi pesan instan mereka.
Saat ini, tahap uji coba WhatsApp Plus dilaporkan mulai digulirkan secara terbatas untuk pengguna di wilayah Eropa. Pihak Meta menyebutkan bahwa fase pengujian ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari pengguna secara langsung. Hal ini dilakukan guna memastikan apakah deretan fitur berbayar yang dikembangkan benar-benar memberikan nilai tambah sebelum dirilis lebih luas.
Kehadiran opsi berlangganan ini tentu memunculkan rasa penasaran di kalangan pengguna setia WhatsApp. Apa sebenarnya perbedaan antara versi Plus dengan versi gratis yang selama ini digunakan?
Fungsi Utama Tetap Gratis
Sebelum membahas fitur berbayar, Meta memastikan satu hal penting: fungsi dasar WhatsApp tidak akan berubah. Pengguna tidak perlu khawatir karena layanan pesan teks, panggilan suara, panggilan video, hingga sistem keamanan enkripsi end-to-end tetap tersedia secara gratis.
WhatsApp Plus hadir murni sebagai paket langganan opsional. Layanan ini lebih menitikberatkan pada aspek personalisasi tampilan, estetika, dan sedikit peningkatan kenyamanan navigasi, bukan pada pembatasan fitur komunikasi inti.
Baca juga: WhatsApp Diam-Diam Hapus Fitur Ini, Pengguna Mulai Kehilangan Akses
Deretan Fitur Eksklusif WhatsApp Plus

Foto: WABetaInfo
Berdasarkan informasi yang beredar dari tahap uji coba, WhatsApp Plus membawa beberapa keunggulan teknis yang tidak bisa ditemukan di versi reguler. Berikut adalah rincian fitur yang ditawarkan:
Sematkan Lebih Banyak Chat: Pada WhatsApp gratis, pengguna hanya diizinkan menyematkan (pin) maksimal tiga ruang obrolan di halaman utama. Melalui WhatsApp Plus, batas tersebut ditingkatkan secara drastis hingga 20 obrolan sekaligus. Fitur ini dinilai sangat membantu bagi pengguna yang harus memantau banyak grup kerja atau kontak penting tanpa repot menggulir layar ke bawah.
Tema Warna Kustomisasi: Berlangganan WhatsApp Plus berarti pengguna bisa meninggalkan warna hijau default yang ikonik. Versi berbayar ini menawarkan 18 pilihan tema warna baru yang akan mengubah seluruh antarmuka aplikasi. Beberapa warna yang disediakan mulai dari Vibrant Blue, Royal Purple, Forest Green, Crimson Red, hingga Golden Yellow.
Ikon Aplikasi Unik: Tidak hanya tampilan dalam aplikasi, pengguna juga bisa mengubah ikon WhatsApp di layar beranda ponsel genggam mereka. Terdapat 14 desain ikon pilihan yang tersedia, mencakup gaya klasik, efek glitter, tema kosmik, tekstur clay (tanah liat), efek berbulu ungu, hingga desain minimalis dengan sentuhan warna pastel.
Nada Dering Eksklusif: Pengguna versi Plus mendapatkan akses ke 10 nada dering dan notifikasi tambahan. Menariknya, sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengatur tema, nada notifikasi, dan nada dering secara serentak untuk beberapa obrolan sekaligus hanya dari satu menu pengaturan.
Stiker dengan Efek Animasi: Paket langganan ini juga membuka akses ke deretan stiker premium. Stiker ini memiliki efek animasi khusus berupa hamparan visual (overlay) yang akan muncul memenuhi layar obrolan. Sebagai catatan, efek animasi dari stiker ini tetap bisa dilihat oleh pihak penerima pesan, meskipun penerima tersebut tidak berlangganan WhatsApp Plus.
Baca juga: Makin Mirip Media Sosial, WhatsApp Dikabarkan Siapkan Deretan Fitur Baru
Harga dan Ketersediaan
Hingga artikel ini ditulis, Meta belum merilis pengumuman resmi mengenai rincian harga WhatsApp Plus untuk pasar global. Namun, berdasarkan pantauan dari situs WABetaInfo yang kerap membocorkan pembaruan WhatsApp, patokan harga di beberapa negara uji coba mulai terlihat.
Di wilayah Eropa, langganan WhatsApp Plus diperkirakan dibanderol sekitar 2,49 euro per bulan, atau setara dengan Rp50.000. Sementara itu, untuk pasar di kawasan Asia Selatan seperti Pakistan, harganya tercatat lebih murah yakni 229 PKR, atau sekitar Rp14.000 per bulan.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa sebagian pengguna yang terpilih dalam program uji coba ini akan mendapatkan penawaran pemakaian gratis selama satu bulan penuh. Setelah masa uji coba berakhir, pengguna baru akan diminta memutuskan apakah ingin lanjut berlangganan atau kembali ke versi gratis.
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap uji coba yang sangat terbatas pada versi beta untuk perangkat Android. Pembaruan ini diperkirakan akan digulirkan secara bertahap ke lebih banyak negara dan platform iOS dalam beberapa waktu ke depan.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(WN/ZA)

Tinggalkan Komentar