Penyimpanan Data Lewat DNA, Dapat Menyimpan 2,5 GB

Muhammad Iqbal Mawardi . June 22, 2021

Foto: Wallpaper Cave

Teknologi.id – File data seperti film, musik, gambar dan sebagainya mengalami pertumbuhan yang pesat.  Tercatat sebanyak 2,5 juta Gigabyte data baru terus bertambah tiap harinya. Setidaknya, ada 10 triliun file yang beredar di dunia maya.

Di tengah data digital yang kian banyak, terdapat sebuag masalah yakni kurangnya ruang penyimpanan yang tersedia. Setiap data besar tentunya butuh ruang penyimpanan yang besar juga.

Namun terdapat solusi yang hadir untuk mengatasi masalah ini. Para peneliti menemukan tempat penyimpanan yang efisien tanpa harus terkendala ruang dan biaya untuk mengamankan data besar.

Mengutip Slashgear, para peneliti MIT menyoroti potensi DNA sebagai ruang penyimpanan data besar. Mereka sudah menerbitkan penelitian dalam sebuah jurnal. Mereka mengklaim bahwa seluruh data digital secara teoritis dapat disimpan dalam sebuah cangkir berisi DNA.

Baca juga: Dua Penemu "Gunting DNA" CRISPR/Cas9 Meraih Nobel Prize 2020

Penyimpanan data dalam DNA memungkinkan karena kepadatannya yang tinggi guna menampung data besar. Sebelumnya peneliti sudah mencoba menyimpan data dalam DNA. Namun, kali ini berfokus pada pengambilan informasi yang diinginkan dari sejumlah potongan DNA yang berisi banyak data.  

“Kami membutuhkan solusi baru untuk menyimpan sejumlah besar data yang dikumpulkan di dunia ini, terutama arsip data,” kata Profesor Teknik Biologi MIT, Mark Bathe.

“DNA seribu kali lipat (lebih) padat daripada memori flash, dan properti lain yang menarik adalah begitu Anda membuat polimer DNA, ia tidak menghabiskan energi apa pun. Anda dapat menulis DNA dan kemudian menyimpannya selamanya,” tambah Bathe, dikutip dari Slashgear.

Mereka membuktikan kemampuan tersebut dengan menggunakan partikel silika 6 mikrometer yang di dalamnya tersimpan 20 gambar. Urutan DNA pendek digunakan untuk label yang berisi file. Hal ini memungkinkan para peneliti untuk mengambil setiap gambar yang ingin mereka tarik dari album yang tersimpan dalam DNA.

Meskipun sarana penyimpanan tersebut tidak begitu lazim digunakan, faktanya DNA menyediakan berbagai manfaat dalam hal penyimpanan data dalam jumlah banyak.

(MIM)

Share :