Internet Kuantum Jadi Solusi Aman Berinternet

Muhammad Iqbal Mawardi . June 19, 2021

Foto: Unsplash

Teknologi.id – Perusahaan elektronik teknologi asal Jepang, Toshiba dikabarkan tengah merancang teknologi internet kuantum yang dikatakan lebih aman untuk digunakan.

Teknologi internet kuantum ini akan menghubungkan ke komputer kuantum untuk mengatasi beberapa masalah besar seputar keamanan di internet.

Para peneliti di Toshiba sudah mendemonstrasikan layanan komunikasi kuantum tersebut. Teknologi yang dikirim melalui serat optik sepanjang 600 kilometer ini juga sampai memecahkan rekor dunia.

Dalam komputer kuantum, informasi dikodekan dalam bit kuantum (qubit) yang dapat berubah di waktu yang sama. Hal tersebut dianggap mampu memperluas potensi daya komputasi, yang nantinya dapat mengatasi masalah di luar cakupan komputer biasa.

Namun kendala dari komputasi kuantum qubit ini adalah sensitifitasnya terhadap gangguan dari alam seperti fluktuasi suhu atau getaran yang berisiko mengacak data. Kendala tersebut membuatnya sulit untuk mengirimkan informasi kuantum jarak jauh.

Baca juga: Cara Lindungi Data Privasi Pengguna saat Internetan

Sinyal referensi pertama mengirimkan panjang gelombang yang dirancang untuk menghilangkan fluktuasi lingkungan, sedangkan yang kedua berfungsi pada panjang gelombang yang sama dengan qubit.

Dengan menggunakan teknik pita ganda ini, tim mampu menjaga sinyal kuantum tetap konstan hingga beberapa lusin nanometer.

Para peneliti mengatakan bahwa penggunaan pertama teknologi akan digunakan untuk pemanfaatan enkripsi yang dinamai Quantum Key Distribution (QKD).

Teknik enkripsi ini memanfaatkan aturan kuantum di mana tindakan pembobolan tidak akan berguna bagi peretas, lalu sistem akan memberi peringatan pengguna akan upaya tersebut.

"QKD telah digunakan untuk mengamankan jaringan area metropolitan dalam beberapa tahun terakhir," kata Andrew Shields, Kepala Divisi Teknologi Quantum di Toshiba Eropa, dilansir New Atlas.

Lanjut, ia menggambarkan QKD juga dapat memperluas rentang jaringan kuantum. Hal ini membuat mungkinya untuk menghubungkan kota-kota di seluruh negara dan benua tanpa menggunakan node perantara.

(MIM)

Share :