Ventilator Portabel Karya Anak Bangsa Lolos Uji Kemenkes, Siap Diproduksi Massal

Teknologi.id . April 30, 2020

Foto: ITB 

Teknologi.id - Setelah melewati proses uji produk yang menyeluruh oleh Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan, Vent-I resmi dinyatakan lolos uji.

Vent-I merupakan ventilator portabel yang digunakan sebagai alat bantu pernapasan bagi pasien yang masih dapat bernapas sendiri dan bukan diperuntukkan bagi pasien ICU.

Ventilator portabel Vent-I merupakan ventilator pertama karya anak bangsa dari hasil kerja sama Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan YPM Salman.

Baca juga: Demi Transparansi, Gugus Tugas Buat Sistem 'Bersatu Lawan COVID-19'

Produk tersebut dinyatakan lolos uji untuk semua kriteria uji sesuai dengan standard SNI IEC 60601-1:204: Persyaratan Umum Keselamatan Dasar dan Kinerja Esensial dan Rapidly Manufactured CPAP Systems, Document CPAP 001, Specification, MHRA, 2020.

Pengembangan Vent-I diinisiasi oleh Dr. Syarif Hidayat,Dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) dari Kelompok Keahlian Ketenagalistrikan ITB, didukung oleh beberapa Dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) dan Desain Produk, Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) .

Ventilator CPAP

Sebagai ventilator portabel, Vent-I diklaim dapat digunakan dengan mudah oleh para tenaga medis, dengan fungsi utamanya yaitu CPAP (Continuous Positive Airway Pressure).

Dengan lolosnya uji produk ini, Vent-I dinyatakan aman digunakan sebagai ventilator non-invasive untuk membantu pasien COVID-19.

Segera setelah dinyatakan lolos uji, Vent-I langsung diproduksi secara massal untuk keperluan sosial, dimana Vent-I akan dibagikan secara gratis kepada rumah sakit yang membutuhkan.

Baca juga: Bocah 9 Tahun di Italia Berhasil Ciptakan Game Bertema COVID-19

Sedangkan untuk komersialisasi Vent-I, Ir. Hari Tjahjono, MBA selaku tim Komunikasi Publik dari pengembang Vent-I menyatakan masih menunggu pengurusan surat izin edarnya.

“Untuk keperluan komersial yang melibatkan transaksi jual beli, surat izin edar saat ini masih dalam proses pengurusan yang diharapkan akan segera siap dalam beberapa hari ke depan. Kegiatan ini akan dikelola oleh PT. Rekacipta Inovasi ITB,” ujar Hari dikutip dari situs resmi ITB.

Hari berharap dengan terciptanya ventilator portable Vent-i, pasien COVID-19 di Indonesia bisa lebih terbantu dalam penanganannya.

“Semoga ikhtiar kami untuk mengembangkan ventilator pertama karya anak bangsa ini dapat membantu penanganan pasien COVID-19 dengan lebih baik,” pungkas Hari.

(dwk)

Share :