Perusahaan AS Mau Bikin Pembangkit Nuklir Pertama di RI, 2030 Mulai Operasi

Teknologi.id . October 24, 2023
pembangkit nuklir
Foto: detikfinance


Teknologi.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan pernyataan terkait rencana PT ThorCon Power Indonesia, perusahaan asal Amerika Serikat, untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia pada tahun 2030 mendatang. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menjelaskan bahwa hingga saat ini, ThorCon belum mengajukan izin resmi terkait pembangunan PLTN tersebut.

Dalam pernyataannya, Dadan menekankan perbedaan antara rencana dan izin. Ia menyatakan bahwa meskipun ThorCon memiliki rencana untuk membangun PLTN di Indonesia, proses perizinan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku di Kementerian ESDM tetap harus diikuti.

Dadan menyatakan, "Kalau rencana siapapun bisa bicara, bisa ngomong. Begitu masuk izin kan prosesnya lain, ada persyaratan yang harus dipenuhi, ada tata waktu, ada yang kita pastikan. Kalau yang itu belum."

Sebelumnya, PT ThorCon Power Indonesia telah mengumumkan rencananya untuk membangun PLTN pertama di Indonesia, dengan target operasional pada tahun 2030. Chief Operating Officer ThorCon, Bob S. Effendi, mengungkapkan bahwa pada bulan November 2024, mereka akan memulai pemotongan baja pertama di galangan kapal Korea Selatan.

Baca juga: Jepang Buang Limbah Nuklir Fukushima, Ini Tanggapan Dunia

Bob juga menyebutkan bahwa pada tahun 2027, unit PLTN tersebut diharapkan tiba di Indonesia, dengan lokasi yang dipilih berada di Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, izin operasi dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) ditargetkan akan diperoleh pada tahun 2029.

Dia menjelaskan, "Target operasi komersial 2030, First steel cutting (pemotong baja Pertama) di galangan kapal di Korsel, November 2024, unit PLTN sampai lokasi 2027, target izin operasi Bapeten 2029."

Bob juga menyoroti bahwa jadwal pembangunan PLTN dalam negeri ini masih akan dibahas lebih lanjut dengan pihak Bapeten.
Dalam rencananya, PLTN yang akan dibangun oleh ThorCon di Indonesia ini akan memiliki kapasitas sebesar 500 Mega Watt (MW), menjadi calon PLTN pertama di Indonesia.

Rencana ini tentu akan menjadi hal yang menarik untuk diikuti, karena penggunaan energi nuklir memiliki dampak besar dalam penyediaan listrik bersih dan berkelanjutan di masa depan. Pemerintah dan regulator akan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa rencana ini mematuhi semua regulasi dan standar keselamatan yang berlaku, sambil memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengatasi kebutuhan energi Indonesia.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

Share :