Mengenal dan Simak 4 Alat AI yang Dapat Digunakan untuk Penelitian

Mengenal dan Simak 4 Alat AI yang Dapat Digunakan untuk Penelitian Akademik

Foto: Unsplash.com/Scott Graham

Teknologi.id - Kamu pasti telah mendengar tentang kecerdasan buatan (AI) dan betapa pentingnya peran AI dalam dunia penelitian. Alat AI dalam penelitian mengacu pada aplikasi dan teknologi yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi penelitian. Hal ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam dan mengoptimalkan dalam penelitiannya.

Penggunaan alat AI dalam penelitian dapat memberikan manfaat, seperti meningkatkan akurasi dan validitas penelitian, menghemat waktu dan upaya dalam pengumpulan data, menemukan pengetahuan baru, serta mendorong kemajuan dalam berbagai bidang ilmu. Dengan kombinasi keahlian dan alat-alat ini, kamu dapat menggali data, menganalisis informasi, serta membuat kesimpulan yang lebih cerdas dan terperinci.

Namun, penggunaan alat AI dalam penelitian juga memiliki tantangan dan pertimbangan yang perlu diperhatikan, seperti pentingnya untuk memperhatikan keamanan dan privasi data, menjaga integritas dan kerahasiaan informasi yang digunakan dalam penelitian, serta menghindari penyalahgunaan dan konsekuensi yang merugikan. Dalam artikel ini, Teknologi.id akan membahas beberapa alat AI yang dapat digunakan untuk membantu dalam penelitian.

Baca Juga: 10 Buku Pemrograman Terbaik untuk Tingkatkan Wawasanmu (Bag.1) - Teknologi

Alat AI yang Dapat Digunakan Penelitian Akademik

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, kamu bisa lihat beberapa alat AI yang dapat digunakan dalam penelitian akademik di bawah ini:

Foto: Consensus

Consensus merupakan layanan mesin pencari yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam pencarian informasi ahli bagi siapa pun. Layanan ini pun teh mengindeks penelitian yang telah melalui proses peer-review dipindai menggunakan AI, yang mengekstrak kesimpulan utama dari setiap studi. Dibandingkan dengan pencarian manual, hal ini dapat memberikan akses yang lebih cepat terhadap materi dari komunitas ilmiah. Sebagai informasi, sebelum menggunakannya kamu perlu membuat akun terlebih dahulu, agar dapat mengetahui bagaimana pengguna menggunakan layanan tersebut untuk meningkatkan menjadi lebih baik lagi.

Foto: ChatPDF

ChatPDF adalah layanan yang memungkinkan kamu berdialog secara real-time dengan dokumen PDF, baik buku, makalah penelitian, artikel, dan lainnya dan menjawab pertanyaan dalam bahasa apa pun. ChatPDF ini menggunakan model AI pembangkit teks yang serupa dengan ChatGPT untuk memahami konten file PDF untuk memberikan jawaban yang relevan. Lebih lanjut, sebelum merespons pertanyaan dari pengguna, program ini menghasilkan indeks semantik untuk setiap paragraf dalam file PDF.

Dengan bantuan ChatPDF, pengguna dapat mengetahui informasi dari file PDF dengan cepat, sehingga menghemat waktu saat membuat catatan atau menulis ringkasan. Namun, layanan ini mungkin masih memerlukan bantuan untuk memahami grafik dalam PDF dan dalam menjawab pertanyaan yang membutuhkan pemahaman lebih dari beberapa kata sekaligus.

Sebagai informasi, ChatPDF dapat kamu gunakan secara gratis tanpa perlu membuat akun dengan 3 PDF setiap hari, masing-masing hingga 120 halaman. Jika ingin lebih, kamu dapat meningkatkan ke paket Plus seharga $5 per bulan.

Foto: Semantic Scholar

Semantic Scholar merupakan alat pencarian dan penemuan yang telah mendukung AI (kecerdasan buatan) dan sumber daya terbuka bagi komunitas penelitian global yang diluncurkan pada tahun 2015. Layanan ini telah mengindeks lebih dari 200 juta makalah akademik yang bersumber dari kemitraan penerbit, penyedia data, dan perambaan web. Semantic Scholar hampir mirip dengan Google Scholar yaitu alat pencarian penelitian ilmiah, yang disediakan oleh Google.

Lebih lanjut, algoritma AI-nya dapat membantu kamu untuk mengidentifikasi keterkaitan dan hubungan yang sebelumnya tidak diketahui antara topik penelitian untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan. Alat ini juga menyarankan artikel terkait berdasarkan penelitian yang telah kamu simpan sebelumnya. Selain itu, alat ini dapat secara otomatis membuat ringkasan satu kalimat dari setiap artikel untuk membantu memutuskan artikel mana yang perlu dibaca secara mendalam sehingga kamu dapat fokus pada hal-hal yang paling penting.

Baca Juga: 10 Buku Pemrograman Terbaik untuk Tingkatkan Wawasanmu (Bag.2) - Teknologi

Foto: Wordtune

Wordtune merupakan alat berbasis AI (kecerdasan buatan) yang didirikan pada tahun 2018 oleh AI21 Labs, dan dapat membantu kamu menulis serta mengedit ulang teks. Layanan ini memberikan saran alternatif baik kalimat, tanda baca, ejaan, kejelasan, gaya, dan nada yang telah kamu tulis sebelumnya, menjadi lebih baik secara tata bahasa atau konteks, sehingga tulisan kamu dapat dipahami lebih mudah oleh pembaca. Selain itu, Wordtune dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti email, artikel, esai, atau bahkan dalam aplikasi pesan instan. Layanan ini dapat kamu gunakan melalui situs web atau diintegrasikan dengan Microsoft Word.

Dalam kesimpulannya, dengan menggunakan bantuan alat AI dalam penelitian, dapat membantu kamu untuk meningkatkan efisiensi waktu dan mendorong kolaborasi sehingga mengurangi bias. Meskipun tantangan dan pertimbangan perlu diperhatikan, keunggulan dari penggunaan AI dalam penelitian tentu masih ada manfaat seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(raa)

Share :