Hadirnya Aplikasi Temu, Peluang atau Justru Ancaman untuk UMKM?

Novrizal Rizaldi . November 24, 2023



(Foto : iStock) 

Teknologi.id - Beberapa waktu ini aplikasi Temu banyak di perbincangkan di sejumlah media. Platform e-commerce yang berasal dari China ini dinilai memiliki kemiripan dengan TikTok Shop dan bahkan sudah mendapatkan perhatian yang serius dari Tenten Masduki selaku Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM). Teten Masduki mewaspadai hadirnya Temu di Indonesia, pasalnya aplikasi yang sudah melakukan ekspansi ke beberapa negara di Asia ini dikhawatirkan akan mengganggu pasar produk dalam negeri dan sampai berdampak pada sektor tenaga kerja.

Baca Juga: Pemerintah Larang E-Commerce Jual Barang Impor di Bawah Rp 1,5 Juta

Fitur dan Layanan Temu 

Sekilas tentang Temu, aplikasi ini diluncurkan pada bulan September 2022 dan berperan sebagai pasar tempat konsumen mencari dan membeli produk di berbagai vendor. Platfrom e-commerce satu ini, menawarkan berbagai macam produk yang terbagi dalam beberapa kategori. 

Walaupun berasal dari China, aplikasi Temu ini menjadi salah satu aplikasi belanja paling populer di Amerika Serikat. Hal ini disebabkan, karena aplikasi ini juga menawarkan harga yang kompetitif, serta menyediakan berbagai macam opsi pembayaran, termasuk melakukan pembayaran via kartu kredit dan dompet elektrik. 

Namun aplikasi Temu ini juga mempunyai reputasi buruk karena sejumlah masalah, seperti paket yang tidak terkirim, biaya misterius, pesanan yang salah, dan layanan pelanggan yang tidak responsif. 

(Foto : iStock) 

Tenten Masduki sendiri selaku Menkop UKM menyoroti aplikasi Temu karena berpotensi bisa menghilangkan rantai distribusi di pasar indonesia yang dikhawatirkan membuat banyak masyarakat kehilangan pekerjaan.

Menurut Tenten Masduki, produk yang ditawarkan oleh Temu ini merupakan "consumer goods", sehingga UMKM di Indonesia bisa berpotensi kalah bersaing. Disisi lain, di era digital seperti saat ini setiap orang yang memiliki UMKM di pelosok desa di Indonesia harus bisa berjualan secara online bahkan dalam skala pasar yang besar, baik itu di level nasional dan global. 

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(nr)


Share :