7 Aplikasi Android ini Ternyata Berisi Malware Joker

Fabian Pratama Kusumah . November 16, 2021

Foto: Cybersrcc

Teknologi.id – Ada banyak aplikasi Android yang ada di Play Store. Sayangnya tidak semua aplikasi aman untuk diunduh.

Salah satunya karena berisi malware berbahaya seperti Joker yang ada di dalam aplikasi tersebut.

Aplikasi Android yang berisi malware Joker kembali ditemukan. Kali ini, peneliti keamanan menemukan tujuh aplikasi Android yang menyimpan malware Joker.

Berdasarkan cuitan dari analis malware Kaspersky Tatyana Shishkova, tujuh aplikasi ini berbahaya karena malware Joker bisa mengambil data maupun harta korban.

Setelah ponsel terinfeksi, malware ini akan memaksa korbannya untuk berlangganan layanan SMS premium.

Korban pun terancam mendapatkan tagihan dalam jumlah besar setiap bulannya tanpa sepengetahuan mereka.

Shishkova mengatakan ketujuh aplikasi ini sudah dihapus dari Google Play Store. Akan tetapi pengguna yang sudah terlanjur mengunduh aplikasi-aplikasi ini diimbau untuk segera menghapusnya.

Berikut daftar tujuh aplikasi berisi malware Joker yang baru saja ditemukan, seperti dikutip dari Phone Arena, Selasa (16/11/2021):

  1. Now QRcode Scan - Lebih dari 10.000 download
  2. EmojiOne Keyboard - Lebih dari 50.000 download
  3. Battery Charging Animations Battery Wallpaper - Lebih dari 1.000 download
  4. Dazzling Keyboard - Lebih dari 10 download
  5. Volume Booster Louder Sound Equalizer - Lebih dari 100 download
  6. Super Hero-Effect - Lebih dari 5.000 download
  7. Classic Emoji Keyboard - Lebih dari 5.000 download

Baca juga: Mau Cegah Iklan di Browser agar Privasi Aman? Ini Caranya

Sebagai tips, untuk menjaga agar ponsel kalian tidak terkena serangan malware tersembunyi, ada beberapa hal yang bisa kalian lakukan.

Pertama, selalu cek kolom review aplikasi dan deskripsinya di Google Play Store. Jika terlihat review valid adanya malware sebaiknya jangan diunduh.

Selain itu, cek permissions apa saja yang dimintai oleh aplikasi. Aplikasi yang terlalu banyak meminta permissions, atau meminta permission yang tidak berkaitan dengan aplikasi patut dicurigai.

Terakhir, hanya unduh aplikasi dari developer yang terpercaya. Jika ada developer baru yang membuat aplikasi, cobalah cek terlebih dahulu keamanannya.

(fpk)

Share :