Jejak UFO Jadi Topik di Kongres Militer Amerika Serikat

Adhima Ratnaningtyas . May 18, 2022

Foto: Alex Brandon/AP

Teknologi.id - UFO atau Unidentified Flying Object merupakan salah satu misteri luar angkasa yang sampai sekarang masih penuh pro dan kontra akan kebenarannya.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Konsep Tembok Tak Kasat Mata di Luar Angkasa

Kemarin, tepatnya pada Selasa (17/5/2022) waktu setempat, Amerika Serikat mengadakan dengar pendapat publik soal jejak-jejak UFO yang tertangkap kamera dalam sebuah Kongres Militer pertama yang membicarakan topik tersebut setelah lebih dari 50 tahun.

Dalam dengar pendapat tersebut, laporan mengenai terlihatnya UFO atau yang sekarang disebut sebagai Unidentified Aerial Phenomena (UAP) mencapai 400 laporan, meningkat sebanyak 143 laporan dari data yang dibagikan sekitar satu tahun yang lalu. Meskipun begitu, laporan militer dari 2021 tidak menyebutkan adanya bukti penemuan alien.

Scott W. Bray, Direktur Deputi Intelijen Angkatan Laut Amerika Serikat, memberikan pernyataan kepada anggota parlemen bahwa mereka belum menemukan sesuatu yanga aneh atau di luar nalar meskipun memang ada beberapa kejadian yang tidak bisa dijelaskan. Bray juga membagikan rekaman-rekaman yang tertangkap oleh pihak militer kepada para Komite Intelijen Terpilih dalam dengar pendapat publik tersebut.

Foto: Department of Defense via AP

Salah satu video yang diperlihatkan Scott W. Bray adalah video dari 2019 yang ditangkap oleh kapal Angkatan Laut Amerika Serikat melalui teropong yang mendukung penglihatan malam yang menangkap sebuah objek segitiga. Lalu Bray juga membagikan video yang menangkap objek yang sama namun diambil setelah kasus kapal angkatan laut dan diambil di tempat yang berbeda, membuat pihaknya menyimpulkan bahwa objek tersebut adalah efek optik yang bersangkutan dengan aktivitas langit misterius di daerah yang sama. Mereka juga menduga bahwa objek tersebut hanyalah sebuah drone yang terkena pantulan cahaya.

Bray juga menunjukkan video yang diambil dari kokpit pesawat jet militer yang menangkap objek bulat yang muncul sekejap di langit. Untuk kasus satu ini, Bray mengaku masih belum menemukan penjelasan mengenai apa sebenarnya objek bulat tersebut. Scott W. Bray juga membuat pernyataan bahwa pihak militer tidak pernah berhadapan langsung atau menembak langsung ke arah UAP meski sudah pernah ada 11 kasus di mana pihak militer hampir berhadapan langsung dengan UAP sesuai yang dilaporkan di laporan UAP tahun lalu.

Dengar Pendapat ini dilakukan 11 bulan setelah adanya permintaan untuk pembentukan grup khusus guna menyelidiki kasus UAP yang telah disetujui Presiden Joe Biden dan telah dibentuk pula sebuah grup khusus bernama Airborne Object Identification and Management Synchronization Group (AOIMSG).

Ronald Moultrie selaku Wakil Menteri Pertahanan Intelijen dan Keamanan menyatakan bahwa dengar pendapat publik mengenai UAP bertujuan untuk menghapus stigma masyarakat mengenai UAP dan untuk menegaskan bahwa AOIMSG akan memfasilitasi pengidentifikasian UAP secara metodikal, logikal, dan sesuai aturan.

Secara keseluruhan, tidak ada informasi yang benar-benar baru atau mengejutkan dalam kongres tersebut selain dipertontonkannya rekaman-rekaman yang diduga sebagai UFO atau UAP tersebut.

(AR)



author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar