Dompet Digital Tidak Menjamin Uangmu 100% Aman

Anneke Virna Murdoko . December 16, 2021

Sumber: CNBC Indonesia


Teknologi.id - Pembayaran tunai bukan menjadi prioritas lagi, apalagi di tengah situasi pandemi yang tak kunjung usai.


Dahulu, pembayaran non tunai identik dengan kartu kredit dan kartu debit. Kini, kehadiran e-wallet atau dompet digital menjadi variasi baru dalam melakukan pembayaran.


Deretan nama-nama fintech pembayaran seperti OVO, GoPay, Dana, ShopeePay, dan bahkan BUMN seperti LinkAja, menjadi penyedia layanan keuangan digital di Indonesia.


Baca juga: Ovo Alami Gangguan, Pengguna Keluhkan Layanan Tak Bisa Diakses


Dompet digital memungkinkan penggunanya untuk menyimpan uang di dalam aplikasi dan memanfaatkannya untuk melakukan transaksi, baik di merchant online maupun offline. Prinsipnya sama seperti transaksi melalui rekening bank, tetapi aplikasi menjadikannya lebih efektif dan efisien.


Namun, perlu diingat bahwa kemudahan yang diberikan tidak boleh menjadikan pengguna abai terhadap keamanannya.


Angka penipuan di sektor keuangan Indonesia boleh dibilang cukup tinggi, termasuk dompet digital. 


Tak jarang, kita menemui penyalahgunaan data pribadi yang berasal dari dompet digital. Meskipun perusahaan pemilik dompet digital telah berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir kebocoran data, tetapi hal tersebut bukanlah tidak mungkin untuk terjadi.


Baca juga: 130.000 Data Akun Pengguna Line Pay Bocor, ini Dugaan Penyebabnya


Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan adalah dengan tidak mengisi nominal uang terlalu besar pada dompet digital. Dengan demikian, kerugian yang didapat pun juga semakin kecil apabila ternyata terjadi hal negatif.


Selain itu, pencegahan dari dalam diri pengguna juga penting, yaitu dengan tidak mengekspos data pribadi sembarangan demi mencegah terjadinya cyber crime.


(AVM)

author1
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar