OVO Jadi Unicorn Ke-5 Indonesia dengan Valuasi US$2,9 Miliar

ovo unicorn
Foto: tamankosong

Teknologi.id – OVO menjadi unicorn kelima asal Indonesia dengan perkiraan valuasi mencapai US$2,9 miliar atau setara dengan Rp41 triliun (dengan asumsi kurs Rp14.146/US$). Dalam riset CBInsight, Indonesia memiliki 5 startup yang sudah menyandang gelar ‘unicorn’. Satu di antaranya bahkan telah menyandang gelar ‘decacorn’.

CB Insights menyatakan OVO menyandang status startup unicorn pada 14 Maret lalu. Investor OVO di antaranya Tokyo Century Corporation, Grab, dan Tokopedia. 

Kelima unicorn tersebut jika diurutkan berdasarkan besaran valuasi sebagai berikut:

1. Gojek dengan valuasi US$10 miliar atau setara dengan Rp141,46 triliun.
2. Tokopedia dengan valuasi US$7 miliar atau setara dengan Rp99 triliun.
3. OVO dengan valuasi US$2,9 miliar atau setara dengan Rp41 triliun.
4. Traveloka dengan valuasi US$2 miliar atau setara dengan Rp28,2 triliun.
5. Bukalapak dengan valuasi US$1 miliar atau setara dengan Rp14,14 triliun.

Pada awal 2019, Ketua Umum Indonesian E-commerce Association (idEA) Ignatius Untung telah memprediksi bahwa unicorn kelima Indonesia berpotensi berasal dari fintech.

Baca Juga: Siapa Saja Unicorn Indonesia dan Siapa List Investornya?

Sebelumnya, Mantan Direktur OVO Johnny Widodo mengatakan bahwa OVO sudah menjadi unicorn. “I think already,” kata dia dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV pada 31 Januari 2019 lalu.

Kini, Johnny menjadi CEO BeliMobilGue. Namun, Direktur OVO Harianto Gunawan mengatakan bahwa hal itu hanya spekulasi. “Itu hanya spekulasi. Kami berfokus pada konsumen,” kata dia di sela-sela acara Fintech Summit, akhir September lalu.

Pasalnya, harus ada tiga syarat yang dipenuhi. Pertama, startup tersebut harus memiliki transaksi yang besar dengan jumlah putaran uang yang tak kalah besar. Kedua, frekuensi transaksi pun harus besar. Ketiga, luasnya layanan konsumen. “Dari ketiga syarat tersebut yang cukup mewakili ketiga syarat tersebut adalah e-wallet dan ticketing,” tambah Untung.

Baca Juga: PHK Karyawan Jadi Strategi Bukalapak Menuju Unicorn Pertama yang Cetak Untung

Dia memaparkan layanan dompet digital saat ini sedang ‘naik daun’. Saat ini, Untung melihat dua dompet digital yang sudah besar adalah Ovo dan Gopay.

Saat ini, Indonesia memiliki satu decacorn atau startup bervaluasi lebih dari US$ 10 miliar yakni Gojek. Lalu ada tiga unicorn yaitu Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak. Bahkan, berdasarkan laporan CB Insights, valuasi OVO melebihi Traveloka yang sebesar US$ 2 miliar dan Bukalapak US$ 1 miliar.

(FM)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending