“DANA”, Dompet Digital Untuk Indonesia. Karya Anak Bangsa!

Teknologi.id – Layanan pembayaran elektronik, seperti non-tunai (cashless) tentunya sudah digandrungi oleh masyarakat. Salah satunya, yaitu DANA yang kini telah menjadi inovasi terbaru sebagai layanan dompet elektronik dompet digital di Indonesia. Ia hadir sebagai startup fintech yang tersedia pada Android dalam Google Play Store maupun iOS dalam Apple App Store.

Hari Selasa (5/12/2018), bertempat di Jakarta, Vince Iswara selaku CEO DANA meresmikan kehadiran aplikasi ini dalam smartphone sebagai dompet elektronik pembayaran digital.

Inovatif, Praktis Dan Fleksibel

“Kami luncurkan Dana untuk bikin rakyat Indonesia tak susah bayar ini itu,” ungkap Vince.

Transaksi juga dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

“Dana menyambut transformasi ekonomi digital dan bisa digunakan untuk bertransaksi non-tunai sekaligus menjadi solusi untuk masyarakat Indonesia dari ujung ke ujung,” tambahnya.

Apa Saja Kegunaannya?

Selain dapat membayar tagihan, pulsa, tiket, dan lain-lain, aplikasi ini bisa digunakan sebagai dompet digital untuk menyimpan uang e-money di akun yang terdaftar di layanan tersebut.

Top-up (saldo e-money aplikasi Dana) bisa dilakukan via bank transfer, kartu debit, dan beberapa agen seperti Alfamart,” ujar Vince.

Bahkan, hingga mentransfer uang yang telah di top-up ke akun sesama pengguna. Kemudian, pengguna yang mentransfer akan meregistrasi informasi pribadi, termasuk KTP dan KK.

Layanan aplikasi ini sebenarnya telah muncul sejak Maret 2018 lalu sebagai uji coba.

Bagaimana Keunggulannya?

1. Aplikasi karya Indonesia, tanpa campur tangan asing.

“”Dibuat di Indonesia, oleh orang Indonesia, dan untuk orang Indonesia”

2. Turut didukung oleh 2 data center yang menjamin transaksi dapat terus berjalan tanpa gangguan.

3. Terintegrasi dengan sistem Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

4. Proses pendaftaran akun memakan waktu singkat hanya beberapa detik.

“Platform kami satu-satunya yang bisa approve dan registrasi real-time, tak usah tunggu lama”

5. Mendapatkan 4 lisensi dari Bank Indonesia.

“Kami sudah dapat empat lisensi dari BI untuk meyakinkan platform kita secure,”

6. Konsep open platform agar terhubung dengan transaksi digital lain dari vendor yang melakukan kerja sama seperti KFC, TIX.ID, Ramayana dan BBM.

7. Pembayaran dapat melalui QR code dengan mesin transaksi di outlet yang telah bekerja sama.

8. Transaksi yang dilakukan cepat dan hemat waktu.

Dengan hanya memilih tombol “Pay” dengan logo QR code pada aplikasi dan menempelkannya pada layar mesin POS. Transaksi terjadi setelah melakukan verifikasi PIN melalui ponsel pengguna.

9. Kerja sama dengan lebih banyak vendor yang menjanjikan.

[ZS]

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *