One World Futbol, Bola yang Tidak Bisa Dihancurkan

Related image

Teknologi.id – Sebuah tim yang bernama One World Play Project usai meluncurkan produk inovatif terkait sebuah bola sepak. Mereka membuat bola yang sulit rusak. Bahkan, bola itu tetap bisa digunakan layaknya bola normal meski telah ditusuk bahkan dilindas oleh mobil.

Bola ini dibuat oleh Tim Jahnigen, dengan menggunakan bahan khusus yang dinamai PopFoam. Bahan ini mampu kembali ke bentuk semula meski telah diberi tekanan tinggi, seperti dilindas mobil. Tujuan penggunaan bahan khusus ini adalah, agar bola tahan lama dan kuat di berbagai keadaan. Namun tentunya tetap terasa  seperti bola sepak pada umumnya.

Alasan dibalik proyek pembuatan bola ini sangatlah menyentuh. Berawak ketika salah satu penemu One World Futbol, Tim Jahnigen sedang menonton cuplikan berita tentang para pengungsi di Darfur, Arab. Mereka bermain sepak bola di tanah menggunakan bola dari sampah yang diikat dengan benang. Dari situlah, Tim merasa bahwa mereka layak mendapat sarana kesenangan yang lebih baik.

Tim Jahnigen kemudian menyadari bahwa ada kebutuhan global untuk bola yang hampir tidak bisa dihancurkan. Dan dapat bertahan dari kondisi kejam yang sering dihadapi oleh pemuda yang tinggal di kamp pengungsian, daerah bencana dan masyarakat yang kurang beruntung lainnya.

Atas kondisi tersebut, lahirlah bola yang diberi nama ‘One World Futbol’. Bola yang kuat dalam kondisi apa pun. Bola ini dihargai dengan harga USD40 atau sekitar Rp500 ribu, harga yang setimpal untuk bola unik yang tahan di berbagai keadaan ekstrem.

Dan bagian dari proyek ini adalah, Untuk setiap bola yang terjual, 1 bola akan didonasikan kepada anak yang membutuhkan di seluruh dunia. Mereka telah mengirimkan ribuan bola ke seluruh dunia, dan bahkan pernah datang ke indonesia juga. Selain mendapatkan bola yang abadi, kamu juga dapat memberikan 1 bola terhadap orang yang membutuhkan.

Bola abadi ini dapat kamu pesan melalui situs web-nya. Bagaimana apa kamu tertarik untuk membeli bolaunik ini?

Sumber: Bolatimes

(FM)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *